MPLS Sekolah Rakyat Sampang Dimulai Besok
- 30 Jul 2026 13:48 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Sekolah Rakyat Terintegrasi Sampang akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan yang digelar di Sekolah Rakyat Desa Sejati, Kecamatan Camplong, itu akan diawali dengan pengenalan pola hidup berasrama sebagai pembeda utama dibandingkan sekolah reguler.
Kepala Sekolah Rakyat Sampang Denok Setyowati mengatakan MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membiasakan peserta didik baru menjalani kehidupan sehari-hari di asrama. Materi yang diberikan meliputi pengenalan fasilitas sekolah, kurikulum, tata tertib, hingga pembentukan karakter.
| Baca juga: Korupsi Bukan Hanya Soal Uang Miliaran |
"Karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school, anak-anak akan mendapatkan materi kehidupan berasrama, mulai dari pembiasaan hidup mandiri, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, hingga pengembangan life skill seperti mencuci pakaian sendiri," kata Denok, Kamis, 30 Juli 2026.
Selain materi kehidupan berasrama, siswa juga akan mengikuti program matrikulasi untuk memetakan kemampuan akademik sebagai dasar penyusunan proses pembelajaran sesuai kompetensi masing-masing peserta didik.
Denok mengatakan Sekolah Rakyat juga menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui berbagai aktivitas di asrama. Menurut dia, lingkungan Madura yang religius menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan kedisiplinan peserta didik selama menempuh pendidikan.
"Ke depan, sekolah juga akan mengembangkan kemampuan kewirausahaan sebagai salah satu kompetensi unggulan. Harapannya, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat," jelasnya.
Pada tahun ajaran pertama ini, Sekolah Rakyat Sampang menampung 333 peserta didik yang berasal dari empat kabupaten di Pulau Madura. Rinciannya, 211 siswa dari Kabupaten Sampang, 30 siswa dari Kabupaten Pamekasan, 47 siswa dari Kabupaten Sumenep, dan 45 siswa dari Kabupaten Bangkalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....