Presiden Prabowo: NU Penjaga Nasionalisme dan Pendidikan Bangsa

  • 23 Jun 2026 18:31 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan - Presiden RI Prabowo Subianto menutup Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU 2026 di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (Insya) Bangkalan. Selasa, 23 Juni 2026.

Ia menegaskan peran NU sebagai organisasi keagamaan yang tetap nasionalis, patriotik, dan cinta tanah air, sekaligus mitra strategis dalam mendukung pendidikan bangsa.

BACA JUGA: Presiden Dijadwalkan Hadir di Penutupan Munas NU 2026 di Bangkalan

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa nyaman dan aman berada di tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengaku sejak kecil sudah dekat dengan lingkungan NU, bahkan menyebut eyang putrinya berasal dari kalangan NU.

“NU adalah organisasi keagamaan, tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat cinta tanah air. Lagu Ya Lal Wathon yang diciptakan sebelum Indonesia merdeka, hingga kini tetap dikumandangkan dengan penuh semangat,” ujar Prabowo.

Sementara itu, RKH. Mohammad Nasih Aschal, panitia lokal sekaligus pendiri Kampus Insya, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara. Ia menegaskan keberhasilan Munas dan Konbes tidak lepas dari kerja keras panitia SC maupun OC.

“Kami berterima kasih atas kehadiran Presiden. Dukungan beliau membuat wajah kampus Insya berubah, dan ini menjadi bentuk nyata perhatian terhadap pendidikan,” ungkap Nasih Aschal.

Ia berharap kegiatan ini menjadi berkah bagi NU dan menjadi bekal menuju muktamar mendatang.

“Insya Allah muktamar akan menghasilkan yang terbaik bagi jam’iyah NU,” tambahnya.

Penutupan Munas dan Konbes PBNU 2026 di Bangkalan menjadi momentum penting, menegaskan peran NU sebagai penjaga nilai kebangsaan sekaligus mitra strategis negara dalam menyiapkan generasi penerus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....