Tingkatkan Keamanan MBG, SPPG Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan
- 01 Feb 2026 12:51 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Untuk meningkatkan keamanan pangan siap saji Makan Bergizi Gratis di Sampang, Dinas Kesehatan Sampang melakukan pelatihan penjamah makanan pada SPPG. Sebanyak tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gisi (SPPG) di Sampang mengikuti program ini pada Sabtu, 31 Januari 2026 di SPPG Banyuanyar 4. Kepala Bidang Pengendalan Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Sampang, Samsul Hidayat menyampaikan pelatihan ini sebagai bagian dari syarat Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
“Para relawan mendapat pelatihan untuk meningkatkan keamanan pangan hingga sampai ke tangan penerima manfaat. Salah satunya adalah memastikan kondisinya sehat saat terlibat dalam penyiapan, produksi dan distribusi MBG,” tutur Samsul Sabfu 1 Februari 2026.
Pelatihan ini merupakan kelengkapan pesyarakat tempat pengelolaan pangan, diberikan pada SPPG yang mengajukan pernohonan terbitnya untuk terbitnya sertifikast Laik hygiene sanitasi (SLHS). Salah syaratnya penjamah makanan atau pengelola pangan harus bersertifat pelatihan keamanan pangan siap saji yang diikuti minimal 50 persen karyawannya. Hasilnya akan dilanjutkan setelah beroperasi dengan inspeksi kesehatan lingkungan.
Pelatihan dikuti oleh relawan dari tiga dapur SPPG yaitu SPPG Banyuanyar 4, PPG Banyuanyar 5 dan SPPG Gunongsekar 3. Masing-masing 25 karyawan mengikuti pelathan untuk mengenali cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan agar bisa mencegah cemaran ini masuk dalam makanan yang diolah. Selain itu juga memperhatikan faktor lingkungan yang sehat dengan memahami pemeliharaan lingkungan kerja serta menegendalikan faktor pengaruh lingkungan dan binatang yang dapat membawa penyakit, sanitasi peralatan, higinitas perorang dan melakukan proses produksi sesuai dengan prosedur keamanan.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan semua relawan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) mulai dari diri sendiri sampai lingkungan dapur, saling bekerjasama, kompak dan patuh terhadap aturan yang ada dalam pelaksanaan pengolahan pangan di dapur, serta semua karyawan harus diperiksa kesehatannya secara berkala, untuk mengetahui penyakit yang sedang dialami karyawan dan menghindari penularan melalui makanan yang disajikan,”tambah Samsul mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....