Kader Posyandu dan Bidan Desa Jadi Ujung Tombak Deteksi Stunting di Sampang

  • 04 Okt 2026 05:00 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Kader Posyandu dan bidan desa memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sampang. Mereka menjadi ujung tombak dalam memantau pertumbuhan anak sekaligus melaporkan indikasi gangguan pertumbuhan kepada petugas kesehatan agar bisa segera ditindaklanjuti.

Nutrisionis Puskesmas Pangarengan, Hurun Nisak, mengatakan peran kader Posyandu dan bidan desa sangat dibutuhkan untuk mempercepat deteksi dini stunting. Informasi dari hasil pemantauan pertumbuhan anak menjadi salah satu dasar bagi tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Yang menjadi ujung tombak dalam pencegahan stunting adalah para kader Posyandu serta bidan di desa yang sigap menginformasikan kepada kami apabila ada indikasi stunting yang telah terpantau dalam beberapa pertemuan saat Posyandu," kata Hurun saat berdialog dalam program Indonesia Sehat di RRI Sampang, Jumat, 2 Oktober 2026.

Dia menjelaskan, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin sangat penting untuk mengetahui sejak awal apabila terdapat indikasi masalah gizi atau gangguan pertumbuhan. Dengan adanya laporan dari kader dan bidan desa, petugas kesehatan dapat segera melakukan tindak lanjut sesuai kondisi anak.

Hurun menegaskan, penanganan stunting tidak cukup hanya mengandalkan tenaga kesehatan. Dukungan keluarga, khususnya orang tua, juga diperlukan untuk memastikan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai serta mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Dia berharap kolaborasi antara kader Posyandu, bidan desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat semakin kuat.

"Melalui kerja sama tersebut, upaya pencegahan stunting di Kabupaten Sampang diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan menyeluruh," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....