Balita di Sampang Meninggal, Dinkes Waspadai Campak
- 07 Apr 2026 16:44 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang mewaspadai penyebaran campak rubella setelah seorang balita asal Kecamatan Kedungdung meninggal dunia dengan status suspek penyakit tersebut.
Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Dinkes dan KB Sampang, Laili Nafilah, mengatakan balita berusia dua tahun itu sebelumnya tinggal di Jakarta dan mulai mengalami gejala sakit di sana.
"Saat kondisinya semakin memburuk, keluarga membawa balita tersebut menuju Sampang untuk mendapatkan penanganan medis," ucapnya, Selasa, 7 April 2026.
Namun dalam perjalanan dari Jakarta saat mudik, dia tidak pulang ke desanya karena kejang di jalan, sehingga kondisinya semakin kritis sehingga langsung dibawa ke rumah sakit setibanya di Madura ke RSUD Sampang.
“Anak tersebut meninggal di rumah sakit. Dia warga Sampang, tetapi sakitnya sudah mulai saat berada di Jakarta,” ujar Laili.
Sementara itu, hingga 31 Maret 2026 Dinkes mencatat terdapat 90 kasus suspek campak yang dilaporkan dari 22 puskesmas di 35 desa di Kabupaten Sampang.
Laili menambahkan satu penderita campak berpotensi menularkan penyakit kepada hingga 18 orang lain yang melakukan kontak dekat.
"Sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan anak mendapatkan imunisasi," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....