Ratusan Anak Terjangkit Campak, Dinkes Sampang Bergerak Cepat

  • 23 Sep 2025 11:51 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Kabupaten Sampang mencatat peningkatan signifikan kasus campak dan rubella dalam dua bulan terakhir. Hingga pertengahan September 2025, total kasus mencapai 653, naik tajam dari 433 kasus pada Agustus.

Kepala Dinkes-KB Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, menyebut lonjakan tersebut membuat Sampang masuk dalam kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Kasus campak di Sampang mengalami kenaikan selama periode dua bulan. Pada Agustus sebanyak 433 kasus, dan pada September naik menjadi 653 kasus,” jelasnya, Selasa (23/9/2025).

Lonjakan terbanyak ditemukan di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, dan Kecamatan Omben. Dua wilayah ini menjadi sorotan utama karena tingkat penularan yang sangat tinggi dibanding kecamatan lain.

Sebagai langkah penanggulangan, Dinkes Sampang menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi massal campak dan rubella. Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh kecamatan dengan sasaran anak usia 9 bulan hingga 7 tahun.

“Tujuan imunisasi ini agar anak memiliki kekebalan tubuh yang optimal terhadap campak dan rubella. Dengan ORI, diharapkan penularan bisa ditekan secara signifikan,” ujarnya.

Dinkes juga menggandeng tokoh masyarakat, sekolah, serta perangkat desa untuk memastikan seluruh anak bisa mendapatkan imunisasi tambahan.

“Semua pihak harus terlibat, mulai dari camat, lurah, RT/RW hingga guru, agar anak-anak kita terlindungi,” tegasnya.

Selain imunisasi, masyarakat diminta memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Cuci tangan sebelum makan dan setelah bepergian sangat penting, karena dapat mencegah berbagai penyakit menular,” pungkas Lusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....