Rendahnya Imunisasi Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Campak

  • 09 Sep 2025 19:40 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Tingginya kasus campak di Kabupaten Sampang disebut-sebut akibat rendahnya cakupan imunisasi dasar. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga Agustus 2025 tercatat 653 kasus suspek campak yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes KB Sampang, Samsul Hidayat melalui staf Surveilans Imunisasi P2P Dinkes KB Sampang, Esti Utami, menegaskan bahwa kondisi ini seharusnya bisa dicegah.

“Lonjakan kasus campak di Sampang dipicu cakupan imunisasi yang masih rendah. Seharusnya seluruh anak sudah mendapatkan imunisasi lengkap, namun kenyataannya masih banyak yang belum,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).

Data menunjukkan bahwa capaian imunisasi MR tahun 2024 hanya mencapai 69 persen. Angka ini jauh di bawah target nasional, sehingga membuat anak-anak rawan tertular penyakit menular, termasuk campak.

Esti menyebut bahwa penolakan masyarakat menjadi salah satu kendala besar. “Sebagian orang tua masih takut anaknya panas setelah imunisasi. Padahal, itu reaksi normal dan tidak berbahaya,” jelasnya.

Ia menambahkan, upaya peningkatan cakupan imunisasi akan terus dilakukan melalui edukasi dan imunisasi kejar. “Kami tidak akan berhenti mengingatkan, karena pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan,” tegas Esti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....