Penggunaan Gawai Berlebihan Ancam Perkembangan Anak Usia Dini
- 09 Agt 2025 14:40 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Tak sedikit orang tua yang memberikan anak gawai berupa HP atau tablet agar tidak rewel. Namun, kebiasaan ini justru dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak, terutama karena mereka belum memiliki kemampuan untuk bersikap bijak dan membatasi diri dalam menggunakan teknologi.
Anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap efek negatif penggunaan gawai secara berlebihan. Konten yang tidak sesuai usia dan durasi layar yang terlalu lama dapat mengganggu tumbuh kembang mereka secara fisik, emosional, dan sosial.
Batasan Waktu Layar yang Disarankan
Mengutip Peace Health, para ahli menyarankan agar anak-anak tidak menghabiskan lebih dari dua jam per hari untuk aktivitas di depan layar. Melebihi batas ini berisiko menurunkan kualitas interaksi sosial dan menghambat perkembangan kognitif.
Aktivitas Alternatif yang Lebih Sehat
Sebagai gantinya, anak-anak dianjurkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan seperti:
- Makan bersama keluarga
- Belajar dan membaca buku
- Berolahraga dan bermain aktif
- Menjalani rutinitas harian seperti mandi dan berpakaian
Penting bagi orang tua untuk tidak menjadikan gawai sebagai solusi jangka panjang dalam menghadapi kerewelan anak. Pendampingan langsung dan interaksi nyata jauh lebih efektif dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif sejak dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....