Peluang dan Tantangan AI dalam Dunia Pendidikan
- 23 Jun 2026 15:08 WIB
- Sampang
RRO.CO.ID,Sampang- Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) membawa peluang besar sekaligus tantangan nyata bagi transformasi metode pembelajaran di sekolah dasar dan menengah. Hal ini mengemuka dalam dialog interaktif program Literasi Digital dengan topik" tantangan dan peluang AI dalam dunia pendidikan". Kecerdasan buatan menimbulkan tantangan etika dan sosial yang unik seiring makin masifnya penggunaan gawai oleh para siswa.
Kepala SMPN 5 Sampang, Johan Yulianto,menyatakan bahwa kehadiran AI mempermudah guru menyusun materi ajar yang kreatif. Platform berbasis AI mampu memetakan kebutuhan belajar siswa secara personal dan efisien. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi ini tidak boleh mengikis peran guru sebagai pendidik karakter.
" Guru tetap memegang kendali utama sebagai mentor moral dan sosial bagi seluruh peserta didik di sekolah dan itu yang tidak bisa di berikan oleh AI" ujar pria asal Pamekasan ini, Selasa,23 Juni 2026.
Menurut Johan Yulianto, tantangan terbesar saat ini adalah kesiapan infrastruktur digital dan literasi teknologi para tenaga pendidik. Belum semua guru memiliki pemahaman mendalam tentang cara memanfaatkannya secara bijak dan optimal. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence harus gencar dilakukan agar guru tidak tertinggal oleh muridnya.
Di sisi lain, peluang emas dari integrasi AI adalah terciptanya pembelajaran mandiri yang interaktif bagi siswa. Siswa dapat mengakses asisten virtual untuk membantu memahami rumus matematika atau menganalisis teks bahasa secara cepat. Sistem ini memicu daya kritis anak jika diarahkan sebagai alat bantu riset, bukan sekadar mesin penyontek. Potensi tersebut harus dimaksimalkan agar mutu kelulusan sekolah negeri di daerah makin kompetitif.
Johan Yulianto menegaskan pentingnya regulasi sekolah yang ketat agar pemanfaatan AI tetap menjunjung tinggi etika akademik.
"Sekolah harus menanamkan kejujuran agar siswa tidak menyalahgunakan AI untuk melakukan plagiarisme tugas harian. Kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan Dinas Pendidikan menjadi kunci sukses menyambut era baru pendidikan digital ini" ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....