Tanamkan Jujur pada Gen Alfa lewat Game dan Animasi
- 22 Mei 2026 12:26 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Menghadapi Generasi Alpha yang tumbuh di era digital, metode ceramah satu arah dalam pendidikan antikorupsi dinilai sudah tidak lagi efektif. Menyadari hal tersebut, Chosiati, seorang pendidik sekaligus penyuluh antikorupsi muda, menerapkan pendekatan kreatif dan interaktif.
"Anak-anak zaman sekarang tidak bisa didekati dengan komunikasi yang keras, melainkan harus diajak berpikir kritis melalui media yang unik dan menyenangkan,” ucapnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Untuk anak usia dini dan sekolah dasar, Chosiati memanfaatkan metode storytelling tentang tokoh-tokoh bangsa yang berintegritas tinggi seperti Bung Hatta dan Ki Hajar Dewantara.
Tak hanya itu, ia juga memutarkan film-film animasi pendek produksi KPK untuk memicu komunikasi dua arah. Bagi anak usia remaja, metode diubah menjadi simulasi kelompok dan permainan kartu khusus yang memuat skenario penerapan sembilan nilai integritas, sehingga anak-anak terlibat aktif mengambil kesimpulan secara mandiri.
Respons di lapangan menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Anak-anak menjadi lebih aktif dan interaktif saat belajar mengenai nilai kejujuran. Chosiati menambahkan bahwa visualisasi dan permainan membuat materi yang awalnya berat menjadi mudah dicerna.
“Melalui media digital dan stimulasi taktis ini, nilai-nilai dasar antikorupsi dapat tertanam kuat di memori jangka panjang anak tanpa membuat mereka merasa digurui,” ujarnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....