Mengenal Vandalisme yang Kerap Dilakukan Para Remaja
- 06 Agt 2025 18:36 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Vandalisme yang umum banyak orang ketahui merupakan tindakan merusak atau menghancurkan properti, baik itu milik pribadi maupun umum tanpa ijin.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), vandalisme adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni serta barang berharga lainnya atau perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas.
Tindakan ini tentunya menimbulkan kerugian secara materil dan berdampak pada psikologis, seperti timbul rasa tidak aman dan merasa terancam pada masyarakat yang tinggal dilingkungan tersebut.
Beberapa contoh tindakan vandalisme yang sering terjadi diantaranya, mencoret-coret tembok atau fasilitas umum, merusak fasilitas umum, merusak properti pribadi milik orang lain dan menghancurkan karya seni atau benda bersejarah.
Dirangkum dari gramedia.com, ada beberapa faktor yang menjadi pemicu utama tindak vandalisme terjadi. Menurut Goldstein (1996), perilaku destruktif yang biasa dilakukan remaja memiliki dua persoalan tujuan, yakni:
1. Motivasi Intrinsik
Aspek motif destruktif sebagai cara untuk mengekspresikan kebencian atau balas dendam dan untuk memanjakan diri mereka sendiri dengan cara menghancurkan sesuatu yang berdampak mengganggu ketertiban umum.
2. Motivasi Ekstrinsik
Aspek perilaku destruktif untuk keuntungan materi, perusakan yang disertai dengan pencurian atau perampasan dan ajakan dari suatu kelompok teman untuk mengungkapkan kebenciannya terhadap objek kelompok lainnya.
Dua faktor itulah yang menjadi asal mula terjadinya tindakan vandalisme pada remaja. Akibat dari tindakan vandalisme ini, nantinya hanya akan membuat kerusakan dan merusak fasilitas pribadi maupun umum yang menyebabkan keindahan wajah kota tampak buruk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....