Pengalaman Taufadi, Jemaah Haji asal Pamekasan Berkurban Unta di Tanah Haram

  • 26 Mei 2026 08:41 WIB
  •  Sampang
RRI.CO.ID, Makkah - Iduladha juga menjadi momen tidak terlewatkan bagi warga Makkah, termasuk para jemaah haji. Mereka juga melakukan penyembelihan hewan kurban.

Seperti yang dilakukan jemaah haji pasangan suami istri asal Kabupaten Pamekasan, Taufadi dan Ansari yang berkurban unta di Tanah Haram.

"Sejak di tanah air, istri berniat akan berkurban unta di tanah haram. Setelah rapat pada Kamis, 13 Mei 2026, saya bertemu Kiai Haji Taufik dari KBIHU Al-Mabrur yang pernah menimba ilmu di Makkah untuk membantu pengurusan kurban tersebut," ucapnya, Senin, 25 Mei 2026.

"Alhamdulillah, beliau menyanggupinya. Keesokan harinya, beliau mengirim harga kurban melalui pesan WhatsApp."
Lanjut Taufadi menceritakan, karena pada hari itu banyak kegiatan di Masjidil Haram, pengambilan uang ke mesin ATM yang ada di seberang jalan hotel ia lakukan pada hari Jumat, 15 Mei 2026.

"Namun sayang, nasib saya yang sering lupa nomor PIN ATM, bukan uang yang saya dapatkan, justru kartu ATM saya yang tertelan mesin ATM karena sudah lebih dari 3 kali salah memasukkan nomor PIN," katanya.

Usai konsultasi ke Bank Mandiri Pamekasan serta mengecek keamanan saldo yang ada di Livin' by Mandiri, dirinya membiarkan kartu ATM yang tertelan mesin, dan meminjam ATM istrinya untuk mengambil uang.

"Setelah dana terkumpul, saya menyerahkannya kepada Kiai Haji Taufiq sehingga niat kurban unta di tanah haram alhamdulillah terlaksana," ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....