Kisah Spiritual Jemaah Menjelang Puncak Ibadah haji
- 26 Mei 2026 08:41 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Makkah - Menjelang puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jemaah dihadapkan pada fase krusial yang menguji fisik dan mental.
Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan Taufadi mengaku mengalami hal itu. Jemaah yang tergabung pada kloter 74 itu sempat merasa cemas saat mendengar penjelasan tentang perjalanan Armuzna dari pembimbing KBIHU Al-Mabrur, Alwi Beiq.
"Jujur saja, ketika saya mendengar penjelasan dari Bapak Alwi Beiq, tentang gambaran perjalanan Armuzna hingga Mina saya merasa cemas," ucapnya, Senin, 25 Mei 2026.
"Dalam penjelasan itu disampaikan terkait situasi di Arafah, kemungkinan berjalan kaki dari Muzdalifah ke tenda Mina jika keluar jalur, perjalanan dari Mina ke tempat jumrah dan kembali lagi agar tidak tersesat, pelaksanaan tawaf dan sa’i ifadah, hingga kenaikan biaya transportasi di Makkah yang bisa mencapai 10 kali lipat saat puncak musim haji."
Menurut Taufadi, pelaksanaan adalah puncak ibadah haji yang serba mungkin dan tidak mungkin. Apa yang diperkirakan mudah bisa menjadi sulit, dan apa yang diperkirakan sulit justru bisa menjadi mudah.
"Di situlah inti dari sikap memasrahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, Sang Khaliq, yang pada hari Arafah, melimpahkan rahmat dan membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh memohon ampunan-Nya," katanya.
Ia menambahkan, saat mendekati pelaksanaan Armuzna dirinya dan jemaah lainnya memperbanyak ibadah di masjid sekitar hotel, mengadakan istigasah dan tahlil bersama, membaca Alquran dan bertawassul.
"Dengan harapan agar pelaksanaan puncak ibadah haji dimudahkan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah, dan menjadi haji yang mabrur," ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....