Skenario Mitigasi Kepadatan dan Kepastian Logistik jelang Puncak Haji 2026
- 22 Mei 2026 12:31 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia telah mematangkan berbagai persiapan komprehensif menjelang puncak ibadah haji 2026 yang dijadwalkan jatuh pada Senin, 25 Mei mendatang. Abdul Halim, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan menjelaskan berdasarkan hasil rapat koordinasi Amirul Hajj, fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan mitigasi di titik-titik krusial Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) yang akan dipadati oleh jutaan jemaah dari seluruh dunia.
“Guna memastikan stamina jemaah tetap terjaga di tengah cuaca ekstrem yang mencapai 40 derajat Celsius, pemerintah menjamin ketersediaan konsumsi penuh berupa makanan siap saji yang disesuaikan dengan kebutuhan jemaah,” ucapnya, saat dialog bersama RRI Sampang, Jumat, 22 Mei 2026.
Selain urusan logistik, penataan ruang dan fasilitas di lapangan juga menjadi prioritas. Seluruh perangkat kelompok terbang (kloter), termasuk empat kloter dari Kabupaten Pamekasan (Kloter 73, 74, 75, dan 76), telah selesai melakukan survei lokasi tenda di Arafah maupun Mina. Langkah proaktif ini sengaja diambil sejak dini agar saat pergerakan massal dimulai, jemaah tidak perlu lagi membuang energi untuk mencari tenda mereka
Untuk mengantisipasi kelelahan ekstrem, petugas juga terus mengimbau agar jemaah hanya membawa barang bawaan secukupnya seperti kain ihram, camilan, dan pasokan air mineral yang wajib melekat selama perjalanan demi menghindari dehidrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....