Cerita Pasutri, Ibu Kandung dan Ibu Mertua dari Pulau Garam ke Tanah Suci
- 18 Mei 2026 18:36 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Rasa haru dan syukur menyelimuti keluarga Taufadi dari Kabupaten Pamekasan yang menunaikan ibadah haji pada musim haji 1447 H/2026 M. Taufadi berangkat haji bersama istrinya, Ansari serta ibu kandung dan ibu mertuanya.
Apa yang mereka alami bukanlah kebetulan, melainkan buah dari kesabaran dan ketetapan Allah SWT. Keempatnya tergabung dalam kloter 74 berkat program penggabungan mahram dan mutasi porsi haji.
Dimulai dari Taufadi bersama istrinya yang mendaftar pada 2012 silam. Setelah menunggu lebih dari satu dekade, akhirnya tahun ini ia dan istrinya mendapat kesempatan menjadi tamu Allah.
Penggabungan Mahram; menjadi jalan bagi ibu kandung dan ibu mertuanya yang didaftarkan pada tahun 2018 lalu.
"Dengan demikian, kami dapat menggabungkan mahram Ibu dan Ibu mertua. Ibu digabung dengan saya dan Ibu mertua digabung dengan istri. Begitu pula mutasi porsi haji Ibu dari Sumenep ke Pamekasan berjalan sangat mudah karena masih dalam satu provinsi," ucapnya, Senin, 18 Mei 2026.
Ia menyebut selama proses pemberangkatan dari Pamekasan menuju Asrama Haji Surabaya hingga tiba di Makkah berjalan lancar."Layanan dari petugas juga baik dan profesional," katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....