Tradisi Tasyakuran Warnai Keberangkatan CJH Sampang

  • 09 Mei 2026 06:58 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang – Berangkat menunaikan ibadah haji merupakan dambaan setiap umat muslim. Dalam menjalankan ibadah tersebut, doa dan harapan agar semua dilancarkan selalu menyertai langkah para calon jamaah.

Bagi masyarakat Madura, terdapat tradisi yang melekat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, yakni tasyakuran atau yang biasa disebut slametden. Tradisi ini menjadi wujud syukur sekaligus permohonan doa agar perjalanan ibadah haji berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Seperti yang dilakukan keluarga Bapak Iksan dan Ibu Rumiah, calon jamaah haji asal Jalan Rajawali Sampang. Menjelang keberangkatan tahun 2026 ini, mereka mengundang sanak keluarga, tetangga, dan teman untuk bersama-sama mendoakan.

“Kami mengadakan slametden untuk memohon dan meminta doa dari keluarga, tetangga juga teman-teman, dan berharap agar kami berdua bisa menjalankan ibadah haji dengan sempurna serta pulang kembali ke tanah air dengan selamat,” ungkapnya, Jumat 8 Mei 2026.

Tradisi slametden ini bukan hanya menjadi ritual keluarga, tetapi juga sebagai bukti kebersamaan masyarakat Madura dalam menyambut momen sakral keberangkatan haji.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....