Dinkes Pamekasan Petakan Risiko Kesehatan 1.384 Calon Jemaah Haji 2026

  • 08 Mei 2026 11:20 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Kesehatan tengah memperketat pengawasan medis menjelang keberangkatan 1.384 calon jemaah haji tahun 1447 Hijriah.

Dalam dialog interaktif Sampang Menyapa pada hari Jumat, 8 Mei 2026, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, dr. Saifudin mengatakan bahwa berdasarkan hasil skrining, terdapat peta risiko kesehatan yang cukup signifikan.

“Tercatat sebanyak 163 jemaah masuk kategori risiko tinggi (risti) berat, sementara 179 jemaah risiko tinggi sedang, dan 440 jemaah risiko tinggi ringan. Meskipun demikian, 602 jemaah dinyatakan dalam kondisi non-risiko tinggi atau sehat secara optimal,” ucapnya.

Kategori risiko tinggi berat didominasi oleh jemaah dengan kondisi vitalitas tidak stabil, khususnya penderita hipertensi dan diabetes melitus. dr. Saifudin menjelaskan bahwa parameter medis untuk kategori sedang dan ringan mencakup faktor usia lanjut, obesitas, asma, hingga riwayat gastritis atau sakit magh yang sering kambuh.

“Tercatat dua jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan dan dua lainnya terpaksa ditunda karena kondisi kesehatan yang menurun drastis, sehingga memastikan stabilitas fisik jemaah menjadi prioritas utama tim medis,” katanya, menambahkan.

Langkah mitigasi yang disiapkan mencakup pendampingan obat-obatan secara mandiri hingga pendampingan fisik oleh keluarga atau petugas bagi jemaah yang tidak mandiri. Setiap kloter akan dikawal oleh satu dokter dan satu perawat yang bertanggung jawab atas sekitar 450 orang.

Mengingat keterbatasan personel, Dinkes mendorong pemberdayaan antar jemaah yang sehat untuk saling menjaga. Dr. Saifuddin menekankan agar jemaah membawa stok obat pribadi sesuai rekomendasi dokter dari daerah asal guna menjamin keberlangsungan pengobatan selama berada di tanah suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....