Kemenhaj Bangkalan: War Ticket Haji Masih Wacana Awal

  • 15 Apr 2026 10:29 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Bangkalan: Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangkalan, Arif Rochman, menegaskan bahwa wacana skema war ticket haji yang digulirkan pemerintah pusat masih sebatas pemikiran awal. Ia menekankan, penerapan kebijakan tersebut membutuhkan proses panjang dan kajian mendalam sebelum bisa dilaksanakan.

“Skema itu baru sebatas ide. Pasti nanti akan ada kajian lebih lanjut termasuk persetujuan DPR dan Presiden. Pemerintah tentu punya tujuan baik, agar masa tunggu haji yang semakin panjang bisa dicarikan solusi,” ujarnya. Rabu, 15 April 2026.

Arif menjelaskan, masa tunggu haji di Indonesia sebelumnya berbeda antarprovinsi. Jawa Timur mencapai 35 tahun, Jawa Barat sekitar 25 tahun, dan Sulawesi hingga 40 tahun. Namun sejak tahun ini, pemerintah menyamakan masa tunggu secara nasional menjadi sekitar 27 tahun.

“Dengan kebijakan seragam ini, jamaah dari berbagai daerah memiliki kepastian yang sama. Skema war ticket mungkin bisa jadi solusi ke depan, tapi saat ini masih dalam tahap wacana,” ucapnya.

Ia berharap, apapun kebijakan yang diambil pemerintah nantinya, tetap berorientasi pada kemaslahatan jamaah.

“Kita positive thinking, tujuannya pasti untuk kebaikan. Mudah-mudahan hasil kajian nanti bisa memberikan solusi terbaik bagi umat,” harapanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....