Menteri Haji Tegaskan PPIH Harus Utamakan Integritas Pelayanan

  • 20 Des 2025 18:52 WIB
  •  Sampang

KBRN, Jakarta: Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan pentingnya integritas dan keikhlasan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat tahun 2025–2026. Penegasan ini disampaikan saat membuka tes CAT dan wawancara seleksi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (18/12/2025)

Dalam arahannya, Menteri menekankan bahwa tahun ini merupakan pertama kalinya Kementerian Haji dan Umroh menyelenggarakan seluruh proses haji secara mandiri, termasuk seleksi petugas. Ia mengingatkan agar seluruh peserta dan panitia menjaga proses seleksi tetap bersih, transparan, dan bebas dari permainan.

“Kepercayaan masyarakat kepada kita semakin besar. Menjaga kepercayaan itu jauh lebih sulit daripada mendapatkannya. Karena itu, saya minta seluruh peserta dan panitia benar-benar menjaga integritas,” tegasnya.

Seleksi tahun ini diikuti sekitar 5.000 peserta dari seluruh Indonesia, dengan kuota hanya sekitar 400 orang. Meski persaingan ketat, Menteri mengapresiasi semangat peserta yang hadir dari berbagai daerah.

Beliau juga menekankan bahwa tugas sebagai petugas haji bukan sekadar pekerjaan, melainkan ibadah mulia.

“Jika dihadapkan pada pilihan antara melayani jamaah atau melaksanakan ritual pribadi, maka mendahulukan pelayanan jamaah adalah bentuk ibadah yang lebih utama,” ujarnya.

Dengan penegasan ini, diharapkan PPIH yang terpilih mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, sehingga jamaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di Tanah Suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....