Kemenag Sampang: Biaya Haji 2026 Turun Rp.310 Ribu
- 25 Nov 2025 19:10 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Kantor Kementerian Agama Sampang mengonfirmasi bahwa biaya ibadah haji 2026 bagi jamaah embarkasi Surabaya mengalami penurunan meskipun jumlahnya sangat tipis. Informasi ini menjadi salah satu perhatian utama masyarakat menjelang masa pelunasan biaya.
Kasi Haji dan Umroh Kemenag Sampang, Sayfuddin, menjelaskan bahwa ongkos haji 2025 ditetapkan sebesar Rp60.955.751. Untuk tahun 2026, biaya tersebut turun menjadi Rp60.645.422.
“Selisihnya hanya sekitar Rp310 ribu rupiah, tetapi tetap menjadi kabar baik,” ungkapnya," Selasa (25/11/2025).
Ia mengatakan penyesuaian tersebut merupakan hasil evaluasi komponen layanan haji baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
"Meskipun penurunan kecil, angka ini tetap memberikan ruang bagi jamaah dalam merencanakan anggaran,"ujarnya.
Sayfuddin menilai bahwa penyampaian informasi biaya sejak dini sangat penting agar jamaah dapat mempersiapkan diri sebelum memasuki tahap administrasi dan pelunasan yang biasanya dilakukan serentak.
"Selain penyesuaian ongkos, Kemenag juga mengumumkan penambahan kuota haji 2026 untuk Kabupaten Sampang. Total kuota yang diberikan meliputi 543 jamaah reguler serta 39 jamaah lansia,"jelasnya.
Penambahan kuota ini diharapkan mempercepat daftar tunggu yang selama ini menjadi persoalan utama jamaah.
"Bahwa peningkatan kuota otomatis membuka peluang lebih besar bagi pendaftar lama untuk berangkat," terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa persiapan kesehatan wajib dilakukan sejak jauh hari untuk memastikan jamaah memenuhi syarat istitoah.
"Pemeriksaan kesehatan yang semakin ketat menuntut jamaah menjaga kondisi tubuh sebelum keberangkatan,"ungkapnya.
Selain kesehatan, kelengkapan dokumen seperti paspor juga harus segera dipersiapkan. Kemenag Sampang akan melakukan pendampingan administrasi agar jamaah tidak mengalami hambatan birokrasi.
"Kami berharap seluruh jamaah dapat memanfaatkan waktu persiapan dengan baik sehingga pelaksanaan haji 2026 berjalan optimal, terutama setelah adanya penyesuaian biaya dan tambahan kuota keberangkatan,"tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....