Screening Kesehatan Haji Fokus Deteksi Penyakit Risiko Tinggi

  • 25 Nov 2025 18:15 WIB
  •  Sampang

KBRN, Sampang: Pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji di Kabupaten Sampang telah berjalan sejak 15 Oktober sebagai bagian dari regulasi wajib sebelum mengikuti ibadah haji 2026. Tahap ini bertujuan menilai kondisi tubuh jamaah sebelum diberangkatkan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes KB Sampang Samsul Hidayat melalui stafnya bagian Surveilans dan Haji, Hafidz menyampaikan bahwa sekitar 200 calon jamaah telah mengikuti pemeriksaan.

"Proses ini akan berakhir pada akhir November, dilanjutkan pengumuman hasil akhir status istitoah," jelasnya Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, jamaah dinyatakan istitoah jika telah memenuhi semua persyaratan, sehingga dapat melanjutkan pelunasan biaya haji.

“Yang belum lengkap harus foto dan kontrol ke rumah sakit, terutama jamaah lansia,” kata Hafidz.

Ia menegaskan bahwa jamaah dengan penyakit gagal ginjal yang memerlukan kontrol darah intensif atau TBC positif berpotensi tidak dapat berangkat.

"Hambatan mobilitas juga menjadi salah satu faktor penentu,"tururnya.

Meski begitu, ia menyebut kondisi jamaah Sampang sejauh ini cukup aman tanpa temuan kasus berat yang bisa menghambat pemeriksaan lanjutan.

Sebelumnya Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, memastikan bahwa pemeriksaan berlangsung menyeluruh untuk menilai kemampuan jamaah melaksanakan rangkaian ibadah yang membutuhkan stamina tinggi.

“Pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik, riwayat medis, serta kemampuan aktivitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menjadi dasar pengurusan dokumen haji mulai dari paspor hingga visa.

"Semua prosedur dilakukan berurutan agar proses lebih tertata," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....