Nelayan Sampang Tewas Dianiaya, Motif Belum Terungkap
- 10 Sep 2026 13:47 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Polisi masih menyelidiki motif di balik tewasnya Nurhasan (53), nelayan asal Kecamatan Camplong, Sampang. Korban tewas setelah diduga dianiaya oleh seseorang yang hingga kini identitasnya masih belum terungkap.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dharma, Kecamatan Camplong, Kamis 10 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, korban baru pulang mencari ikan di laut dan hendak mengambil sepeda motor miliknya.
"Korban diduga dihadang oleh pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan dan terjadilah penganiayaan," kata Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo.
Akibat penganiayaan tersebut, Nurhasan mengalami sejumlah luka dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pemeriksaan awal menemukan luka robek pada kepala bagian kiri, pipi kiri, bahu kanan, dan perut bagian depan.
"Untuk pelaku masih dalam penyelidikan, begitu juga motifnya masih dalam penyelidikan," ujar Eko.
Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian secara medis. Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sampang untuk menjalani visum guna memastikan penyebab dan mekanisme kematian serta jenis luka yang dialami korban.
Dalam penyelidikan awal, polisi mengamankan sepeda motor Honda Supra X bernopol L 3881 EZ. Tas hitam milik korban juga ditemukan berisi ponsel Oppo dan uang tunai Rp 884 ribu.
Polisi telah mendatangi TKP dan melibatkan tim identifikasi serta Reskrim Polres Sampang. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan bukti dan informasi untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus menjawab motif di balik penganiayaan yang menewaskan Nurhasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....