Pembacokan Petani di Sampang Dipicu Sengketa Lahan
- 27 Mar 2026 18:36 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang – Kasus pembacokan terhadap seorang petani bernama Pak Tinggal (60) di Dusun Jurgang Barat, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya terungkap. Peristiwa tersebut dipicu persoalan sengketa batas kepemilikan tanah antara korban dan terduga pelaku.
Kejadian itu langsung ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian setelah korban melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Mapolsek setempat. Polisi bergerak cepat hingga berhasil mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Puji Eko Waluyo, mengatakan bahwa terduga pelaku berinisial H (51) berhasil diamankan sehari setelah kejadian berlangsung.
“Terlapor sudah diamankan keesokan harinya, Kamis, 26 Maret 2026, sekitar pukul 11.40 WIB. Terduga sudah diamankan di rutan Polres Sampang dan kasus tersebut ditangani Unit Sat Reskrim Polsek Banyuates,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa insiden pembacokan tersebut berawal dari konflik batas tanah antara korban dan terduga pelaku yang belum menemukan titik temu.
“Motifnya batas tanah antara korban dengan terduga pelaku,” ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian belakang lengan tangan kiri dan sempat mendapatkan penanganan medis.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.
“Selain terduga pelaku yang diamankan, kami juga mengamankan barang bukti sebilah kapak dan satu buah kemeja milik korban,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum dan dijerat dengan pasal penganiayaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kasus ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa pelaku dijerat Pasal 466 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa kekerasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....