Manfaat Seni Lukis Bagi Terapi Kecanduan Gadget
- 30 Jun 2026 09:11 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Seni melukis menjadi salah satu solusi efektif untuk menekan efek kecanduan gadget atau gawai pada anak, terutama mengisi waktu libur sekolah. Aktivitas merencanakan gambar, membuat sketsa, hingga mewarnai terbukti secara signifikan mampu memperbaiki dampak negatif dari ketergantungan gawai melalui pendekatan psikoterapi yang dikenal sebagai art therapy.
Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep, Zamzami Sabiq, menjelaskan bahwa seni dapat menjadi media ekspresi, regulasi emosi, dan pemulihan psikologis bagi anak-anak yang kecanduan gawai. Menurutnya, aktivitas scrolling di media sosial memicu hormon dopamin (kesenangan) secara instan dan terus-menerus yang menyebabkan ketagihan. Melukis dapat membantu mengerem kecepatan pelepasan hormon tersebut.
"Saat menggambar atau melukis, anak belajar menikmati proses, bukan sekadar hasil akhir. Ini melatih delayed gratification atau kemampuan menunda kesenangan demi hasil yang lebih bermakna," tutur Zamzami Selasa, 30 Juni 2026.
Selain itu, art therapy juga dapat menstabilkan emosi, menurunkan hormon stres, serta meningkatkan fokus dan relaksasi. Zamzami menyarankan orang tua untuk memanfaatkan metode coretan bebas atau emotion color mapping (pemetaan warna emosi) untuk membantu anak menyalurkan perasaannya. Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak mengoreksi atau menilai bagus-jeleknya hasil karya anak, melainkan mendengarkan cerita di balik gambar tersebut.
Dampak positif ini turut diakui oleh Ketua Komunitas Perupa Sampang (KPS), Chairil Alwan.
"Anak-anak di sanggar yang awalnya mengalami keterlambatan bicara, sulit berkonsentrasi, dan bermasalah dalam sosialisasi akibat gawai. Setelah menjalani aktivitas melukis selama tiga bulan, mereka menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal fokus, komunikasi, dan interaksi sosial, " ujar Alwan.
Melalui pendekatan art therapy ini, seni lukis terbukti efektif menjadi jembatan pemulihan bagi anak-anak yang terdampak ketergantungan gawai. Pendampingan yang tepat dari orang tua serta ruang berekspresi yang bebas dari penghakiman menjadi kunci utama agar aktivitas melukis dapat mengembalikan fokus, kestabilan emosi, dan kemampuan bersosialisasi anak secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....