Bupati Sampang Apresiasi Kekompakan Komunitas Perkutut Nasional

  • 31 Mei 2026 21:16 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Gelaran Konkurs Liga Perkutut Indonesia (LPI) Trunojoyo Cup yang memperebutkan Trofi Bupati Sampang berlangsung meriah dan menjadi momentum kebangkitan dunia perkutut di Madura, Minggu 31 Mei 2026. Kehadiran Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam ajang tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta dan komunitas perkutut yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum P3SI Pusat yang tetap aktif membina komunitas perkutut.

"Luar biasa semangat yang diberikan Ketua Umum P3SI. Dengan usia yang sudah mencapai 80 tahun, beliau masih terlihat energik. Semoga beliau diberikan umur panjang dan kesehatan," ujarnya.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Menurutnya, komunitas perkutut merupakan salah satu komunitas yang memiliki kekompakan dan rasa persaudaraan yang kuat.

"Perkutut adalah komunitas yang memiliki tingkat kekompakan dan kebersamaan yang luar biasa. Semoga komunitas perkutut tetap bersama, baik di dunia maupun akhirat," katanya.

Tak hanya memberikan dukungan, Slamet Junaidi juga mengungkapkan rencana pengembangan fasilitas arena konkurs. Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen memperluas area lapangan agar mampu menampung lebih banyak peserta serta memperbaiki akses jalan menuju lokasi kegiatan.

"Ke depan lokasi ini akan kita benahi dan diperluas agar lebih representatif. Akses jalan menuju arena juga akan diperbaiki supaya peserta dan pengunjung lebih nyaman," tegasnya.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum P3SI Pusat, Mayjen TNI (Purn.) H. Zainuri Hasyim. Ia mengaku bangga karena setelah sekitar 10 tahun vakum, Sampang kembali menjadi tuan rumah kegiatan LPI berskala nasional.

"Setelah 10 tahun Sampang tidak pernah lagi menggelar kegiatan LPI, hari ini kita kembali berkumpul dan menikmati momen yang luar biasa," ujarnya.

Menurut Zainuri, kehadiran langsung Bupati Sampang menunjukkan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap perkembangan dunia perkutut.

"Kami harap Madura tidak hanya dikenal dengan budaya kerapan sapi, tetapi juga sebagai salah satu sentra perkutut nasional yang mampu melahirkan banyak prestasi,"ungkapnya.

Sebagai tanda dimulainya kompetisi, Bupati Sampang bersama Ketua Umum P3SI dan tamu kehormatan melakukan pelepasan burung perkutut ke alam bebas. Acara semakin semarak dengan penampilan musik saronen khas Madura, pertunjukan seni tari, serta doorprize utama berupa sepasang sapi karapan. Kesuksesan Trunojoyo Cup tahun ini menjadi bukti kuat bahwa Sampang siap kembali menjadi pusat kegiatan perkutut di Madura dan tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....