Bisnis Sound System, Perpaduan Hobi dan Peluang Ekonomi

  • 27 Jan 2026 14:19 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sumenep - Bisnis rental sound system membutuhkan modal besar serta komitmen jangka panjang yang sering kali tidak bisa diukur hanya dari sisi keuntungan finansial. Hal ini diungkapkan oleh pelaku usaha rental sound system di Kabupaten Sumenep, Daviqul Kifah, Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Davi, usaha rental sound system yang dikelolanya merupakan usaha turun-temurun dari orang tua. Seiring perkembangan zaman, peralatan harus terus diperbarui agar mampu mengikuti standar pasar dan kebutuhan event.

Sound system itu kalau tidak dibarengi dengan hobi, rasanya berat. Karena keuntungannya bukan langsung dinikmati, tapi lebih banyak disimpan untuk upgrade dan perawatan alat,” ujar pemilik DNR Sound System itu.

Pria asal Kecamatan Kalianget itu menjelaskan, modal awal usaha rental sound system sangat bervariasi, tergantung skala layanan. Untuk kebutuhan hajatan kampung dengan peralatan baru, modal bisa dimulai dari sekitar Rp15 juta. 

Namun, untuk sound system berkapasitas besar, modal bisa mencapai ratusan juta rupiah. “Kalau untuk kelas besar, modalnya bisa sampai Rp500 jutaan, itu baru sound system dan genset, belum peralatan pendukung lainnya,” kata Davi.

Dalam operasionalnya, Davi menekankan pentingnya penggunaan genset karena kebutuhan daya listrik yang besar dan stabil. Pengambilan daya dari jaringan listrik umum dinilai berisiko mengganggu performa sound system. 

“Kalau ambil dari listrik PLN tidak stabil, karena ada limiter. Makanya sound system wajib pakai genset dengan kapasitas lebih besar dari daya yang digunakan,” ucapnya.

Tantangan lain yang kerap dihadapi adalah persoalan teknis di lapangan, terutama pada acara hajatan yang minim persiapan. Tidak adanya proses sound check sering menyulitkan operator dalam menyesuaikan keinginan musisi dengan kondisi alat. 

Selain itu, musim sepi order juga menjadi hal yang sudah dianggap wajar oleh pelaku usaha. “Kalau lagi sepi, ya tidak apa-apa. Itu momen tahunan yang biasanya kami manfaatkan untuk perawatan dan perbaikan alat,” katanya, menambahkan.

Menurutnya, harga sewa sound system bervariasi, tergantung kapasitas daya dan besaran acara."Harga sewa mulai Rp2,5 juta hingga Rp8 juta," ucapnya.

Ia menilai, usaha rental sound system bukan semata-mata bisnis, melainkan juga bentuk kecintaan terhadap dunia audio. Dengan manajemen kru yang terbagi dalam beberapa tim dan kesiapan cadangan alat, usaha ini tetap bisa berjalan meski menghadapi berbagai kendala. “Namanya juga hobi, kadang untungnya tidak terasa, tapi kepuasannya ada," tuturnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....