Anak-Anak 'Kembali ke Jalan' untuk Bersosialisasi tanpa Gadget
- 08 Agt 2026 13:11 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Anak-anak usia sekolah dasar di Sampang, Jawa Timur menunjukkan preferensi bermain langsung di taman kota tanpa gadget pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
- Fenomena ini mencerminkan tren positif bergerak dari ketergantungan digital menuju interaksi sosial langsung yang lebih bermakna.
- Aktivitas permainan sepak bola sederhana dan obrolan ceria menunjukkan antusiasme tinggi anak-anak dalam berinteraksi secara tatap muka di ruang publik.
RRI.CO.ID, Sampang – Di tengah gempuran tren gaming dan ketergantungan pada gadget, sebuah pemandangan berbeda dan menyegarkan terlihat di salah satu taman kota di Sampang, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Anak usia sekolah dasar terlihat berkumpul dan bermain bersama dengan gembira, tanpa terlihat satu pun dari mereka yang sibuk dengan ponsel di tangan mereka.
Alih-alih asyik dengan dunia digital, anak-anak ini tampak lebih memilih interaksi langsung. Mereka terlibat dalam permainan sepak bola sederhana dengan penuh tawa. Suara tawa dan obrolan ceria terdengar nyaring dari taman tersebut.
"Biasanya, sih, main game HP di rumah, tapi lebih seru kalau bisa main bareng teman-teman di sini. Lebih ramai dan seru daripada main sendiri di HP,” ucap Bagas Almer (10).
Beberapa orang tua yang ikut menemani anak-anak mereka pun menyambut positif kegiatan tersebut.
"Senang sekali lihat mereka bisa main bareng begini, Di rumah susah sekali mau disuruh lepas HP. Tapi kalau di sini, mereka jadi lupa sama HP dan bisa main dengan teman-teman sebayanya,” jelas Wahyuni, orangtua dari salah satu anak yang sedang bermain bola.
Hal ini menjadi sebuah oase di tengah kekhawatiran akan dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak. Kebutuhan akan interaksi sosial dan aktivitas fisik secara langsung ternyata masih sangat kuat, dan ketersediaan ruang publik yang aman dan nyaman seperti taman kota terbukti mampu menjadi wadah yang efektif untuk memfasilitasi hal tersebut. Hal ini juga menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sederhana anak-anak sering kali dapat ditemukan dari interaksi langsung dan permainan bersama, bukan dari layar gadget semata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....