Empat Tanaman Pembersih Udara di Rumah

  • 20 Mei 2026 18:31 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID,Sampang - Merawat rumah tak hanya memikirkan soal tata letak dan estetika tapi juga harus bersih dari debu dan kotoran. Sebab, rumah yang kotor bisa membahayakan kesehatan para penghuninya karena partikel debu beterbangan di udara.

Untuk mengatasi udara kotor di rumah sebenarnya bisa menggunakan pembersih udara yang berfungsi menyaring dan membersihkan udara dalam ruangan. Namun, harga pembersih udara dianggap cukup mahal bagi sebagian orang sehingga urung membelinya.

Dilansir dari berbagai media, Rabu, 20 Mei 2026, berikut beberapa tanaman pengganti pembersih udara yang dapat membantu mengatasi udara kotor di rumah:

1. Lidah Mertua

Tanaman yang satu ini cukup populer karena sudah banyak dijadikan tanaman hias di dalam rumah. Selain tampak asri, lidah mertua dapat menyerap karbon monoksida berlebih dan menyaring racun berbahaya yang ada di udara.

2. Spider Plant

Spider plant bisa menjadi tanaman hias untuk mengatasi udara kotor di rumah. Sebab, tanaman ini dapat melawan racun seperti karbon monoksida, formaldehida, dan xilena yang berada di udara.

Selain itu, spider plant juga dapat menghasilkan oksigen di malam hari sehingga baik untuk kesehatan. Salah satunya dapat membantu tidur jauh lebih nyenyak.

3.Peace Lily

Peace lily atau lili perdamaian merupakan salah satu tanaman hias yang indah karena terdapat bunga putih. Selain dapat mempercantik hunian, peace lily dapat menyerap racun di udara, seperti amonia, formaldehida, dan xilena. Bahkan, peace lily juga dapat membantu menghilangkan spora jamur dari udara dan mencegah pembentukan jamur hitam di ruangan yang kelembapannya tinggi.

4. Aglaonema

Tanaman berikutnya yang bisa menjadi air purifier alami adalah aglaonema. Disebut juga chinese evergreen atau sri rezeki, tanaman ini cocok ditaruh di ruangan karena dapat mengatasi udara kotor.

Untuk perawatan aglaonema juga tidak sulit. Tanaman ini bisa diletakkan di tempat yang minim cahaya atau di tempat yang suhunya hangat. Siram tanaman ini ketika tanahnya sudah kering, biasanya sekitar 2-3 kali seminggu baru disiram.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....