Dari Wanita Hebat untuk Indonesia Kuat dalam Islam
- 30 Okt 2025 06:15 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Wanita memiliki kedudukan yang mulia dan setara dengan laki-laki di mata Islam, bukan sekadar pelengkap, melainkan penentu arah dan kualitas generasi masa depan. Berdasarkan Surat An-Nisa ayat 1 dan Hadis Rasulullah SAW, Islam menempatkan wanita sejajar dalam kemuliaan, dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.
Qurrotu A'yunin melalui sambungan telepon menegaskan bahwa hadist tersebut menunjukkan Islam menempatkan wanita bukan di bawah laki-laki, tetapi sejajar dalam kemuliaan dengan tanggung jawab dan peran masing-masing.
“Perempuan, khususnya ibu, diibaratkan sebagai sekolah pertama dan tiang negara. Kualitas suatu bangsa sangat bergantung pada kualitas perempuannya. Sabda Nabi Muhammad SAW bahwa Surga itu berada di bawah telapak kaki ibu, bukanlah penghormatan simbolis, melainkan penegasan bahwa ketulusan dan perjuangan ibu adalah fondasi utama bagi lahirnya masyarakat yang kuat dan berakhlak,” ungkapnya kepada RRI.co.id dalam program Mutiara Pagi, Kamis (30/10/2025).
Qurrotu A'yunin menjelaskan, perjuangan seorang ibu adalah fondasi utama bagi lahirnya masyarakat yang kuat, beriman, dan berakhlak.
“Kehebatan wanita sejati dalam pandangan Islam diukur dari keteguhan iman, ilmu, dan akhlaknya, bukan dari rupa duniawi atau status sosial. Figur seperti Khadijah, Aisyah, dan Asiyah menjadi teladan. Saat ini, perjuangan wanita bergeser ke medan pendidikan, sosial, dan keluarga. Setiap wanita, dalam peran sekecil apa pun, adalah pemimpin bagi generasinya, dan kekuatannya terletak pada ketulusan, kesabaran, dan keikhlasan,” jelasnya.
Oleh karena itu, penting untuk memuliakan dan menguatkan peran wanita melalui pendidikan berbasis iman dan ilmu, menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab moral, dan menanamkan nilai-nilai Qur'an di rumah tangga. Wanita yang hebat, yang berakhlak dan berilmu, adalah kunci di balik Indonesia yang kuat.