Tangis Bayi di Kardus, Kisah Pilu dari Sampang
- 08 Mei 2025 11:57 WIB
- Sampang
KBRN, Sampang: Langit siang begitu terik saat Kaimin, seorang petani di Dusun Gunung Barat, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, menyusuri ladang mencari rumput. Tapi, di tengah sunyi alam pedesaan, suara kecil yang tak biasa mengusik langkahnya.
Di sudut tanah lapang, di antara rerumputan yang bergoyang diterpa angin, sebuah kardus tergeletak. Dari dalamnya, suara tangis pelan terdengar, seolah memohon sentuhan hangat yang belum pernah dirasakan.
"Saat saya mencari rumput, tiba-tiba terdengar suara bayi dari dalam kardus. Saya dekati, dan ternyata seorang bayi perempuan ada di dalamnya," ujar Kaimin, masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ia saksikan, Kamis (8/5/2025).
Ia segera mengangkat bayi mungil itu, membawanya ke rumah istrinya, Rifatma, di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang. Bayi yang tampak begitu rapuh itu ternyata prematur, diperkirakan berusia 7 bulan.
Tak ingin membuang waktu, Rifatma membawa bayi tersebut ke Polindes Gunung untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Tim medis memastikan bayi perempuan itu dalam kondisi lemah dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
"Setelah diperiksa, bidan menyarankan agar bayi segera dibawa ke Puskesmas Karang Penang untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan," ujar Ipda Andi Amin, Kasi Humas Polres Sampang.
Sementara itu, Kapolsek Karang Penang, Iptu Dwi Abdillah, bersama timnya telah melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Mereka mendatangi lokasi penemuan bayi, mencoba mencari petunjuk tentang siapa yang tega meninggalkannya di tempat sepi seperti itu.
"Kami sedang mengumpulkan bukti dan informasi dari warga sekitar untuk mengetahui siapa yang meninggalkan bayi ini," ujar Iptu Dwi Abdillah.
Seiring proses penyelidikan, bayi yang semula menangis dalam kesendirian kini merasakan hangatnya dunia yang menyambutnya. Di tangan orang-orang yang peduli, kehidupan barunya perlahan dimulai.
Meski awalnya ia ditinggalkan, kisahnya mengundang empati dari banyak pihak. Bayi ini bukan sekadar berita, ia adalah harapan yang menunggu untuk menemukan cinta dan kehangatan yang sebenarnya.
Semoga ada titik terang dalam penyelidikan ini dan bayi tersebut mendapatkan perlindungan serta kasih sayang yang ia butuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....