Transformasi Produksi Olahan Kunyit Asam

  • 22 Jun 2026 18:39 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID,Sampang- Kunyit asam, minuman tradisional yang dahulu hanya ditemui di dapur rumah tangga atau digendong keliling. Kini berhasil menembus pasar modern dengan tampilan dan kualitas premium.

Transformasi ini di lakukan oleh Muhammad Hisham Kabbani, pemilik merek dagang Kunyit Asam Arshaka. Di tangan Hisham, ramuan herbal warisan leluhur ini tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai jamu kampung kuno.

Melalui inovasi pada proses produksi dan standardisasi rasa, Arshaka sukses membawa minuman penyegar badan ini ke level yang lebih tinggi dan diminati oleh generasi muda. Hisham mengatakan bahwa ide mengangkat kelas kunyit asam ini bermula dari kedua orangtuanya yang suka meracik minuman herbal.

"Sejak tahun 2024 kami sudah mulai membuat usaha minuman herbal ini dengan produksi sendiri secara manual," ujarnya saat berdialog pada program UMKM Bicara RRI Sampang, Senin, 22 Juni 2026.

Proses metamorfosis dari sekadar resep dapur menjadi produk siap edar berskala premium membutuhkan komitmen tinggi, terutama dalam menjaga kualitas bahan baku.

Arshaka hanya menggunakan kunyit pilihan dan asam Jawa murni tanpa tambahan zat pewarna buatan maupun pengawet kimia. Hisham menerapkan sterilisasi dalam proses pengemasan untuk memastikan produknya memiliki daya simpan lebih lama namun tetap aman dikonsumsi.

Formula rasa yang seimbang antara manis, asam, dan segar menjadi kunci utama mengapa produk ini cepat diterima di lidah konsumen urban. Kini, Kunyit Asam Arshaka tidak hanya di jual di toko-toko konvensional tetapi juga secara daring melalui media sosial serta car free day (CFD) setiap hari minggu.

Keberhasilan Hisham membuktikan bahwa literasi pangan lokal jika dikombinasikan dengan strategi pemasaran yang tepat dapat menghasilkan nilai ekonomi tinggi. Melalui merek Arshaka, kunyit asam telah resmi naik kelas dari sekadar minuman pelengkap di dapur rumah menjadi produk yang premium siap minum.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....