Warga Pamekasan Olah Ban Bekas Jadi Tempat Sampah
- 23 Apr 2026 10:16 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Burasno, warga Desa Tambung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, mengolah ban bekas menjadi kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai jual di pasaran.
Pria 60 tahun itu mengaku merintis usaha kreatif berbahan dasar ban bekas sejak 1994. Usahanya bermula dari membuat sandal, kursi, hingga tempat sampah.
Burasno bersama empat pekerja mengolah ban bekas mobil menjadi tempat sampah bercat warna-warni sehingga lebih menarik.
Menurut Burasno, ban bekas yang diolah menjadi tempat sampah dibelinya dari bengkel dan masyarakat sekitar. "Dalam satu hari kami bisa memproduksi 30 sampai 40 tempat sampah dengan dua pekerja," ucapnya, Kamis, 23 April 2026.
Harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai Rp65 ribu hingga Rp100 ribu per satu tempat sampah, tergantung ukuran, kualitas cat yang digunakan serta motif yang diinginkan pembeli.
Dia menyebut, pemesanan paling banyak datang dari kantor kelurahan, sekolah dan pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan.
"Terkadang juga ada pemesan dari daerah lain, seperti Kabupaten Sumenep dan Sampang," katanya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....