Tanam Melon di Polybag, Warga Sumenep Sebut Lebih Hemat Air

  • 21 Sep 2026 16:22 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sumenep - Metode menanam melon menggunakan polybag menjadi pilihan Abd Rahman untuk memanfaatkan pekarangan rumah sekaligus menghemat penggunaan air. Warga Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Sumenep, ini menggunakan arang sekam sebagai media tanam.

Menurut Abd Rahman, penggunaan polybag membuat kebutuhan air dalam budidaya melon relatif sedikit dibandingkan jika tanaman ditanam pada lahan terbuka. Hal itu menjadi salah satu alasan dirinya memilih metode tersebut di tengah kondisi pekarangan rumah yang kering dan terbatas.

"Jika kita menggunakan media polybag, kebutuhan akan air sangatlah sedikit. Jadi lahan yang kering dan sempit tetap bisa dimanfaatkan," kata Abd Rahman saat ditemui RRI.co.id, Senin 21 September 2026.

Metode tersebut telah dicobanya dalam dua kali penanaman dan memberikan hasil yang cukup baik. Pada percobaan pertama, ia menanam sekitar 80 polybag melon jenis Inthanon dengan berat rata-rata mencapai 1,6 kilogram per buah.

Percobaan berikutnya menggunakan melon jenis Sweet Hami sebanyak 260 polybag. Hasil panennya rata-rata mencapai 2,3 kilogram per buah. Saat ini, Abd Rahman kembali menanam melon jenis Sweet Hami.

Selain dilakukan di tengah kesibukan bekerja sebagai kepala gudang di perusahaan distributor, budidaya melon tersebut juga menjadi cara Abd Rahman mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.

Ia berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan pekarangan rumah untuk kegiatan produktif, meskipun lahannya sempit.

"Kalau kita menggunakan media polybag, kebutuhan air sangatlah sedikit. Ayo manfaatkan pekarangan kita," tuturnya.

Menurutnya, pemanfaatan pekarangan tidak harus menggunakan lahan yang luas. Dengan metode dan media tanam yang tepat, lahan terbatas di sekitar rumah juga dapat digunakan untuk menghasilkan tanaman pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....