Pekarangan Sempit Disulap Jadi Kebun Melon di Sumenep

  • 21 Sep 2026 16:19 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sumenep - Pekarangan rumah yang kering dan sempit tidak menghalangi Abd Rahman untuk bercocok tanam. Warga Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, itu memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya untuk menanam melon menggunakan polybag.

Di tengah kesibukannya sebagai kepala gudang di sebuah perusahaan distributor, Abd Rahman telah dua kali berhasil membudidayakan melon di pekarangan rumah. Tanaman melon tersebut ditanam menggunakan media arang sekam dalam polybag.

"Awalnya saya mencoba melon jenis Inthanon hanya sekitar 80 pohon atau polybag. Alhamdulillah beratnya rata-rata 1,6 kilogram," kata Abd Rahman saat ditemui RRI.co.id, Senin 21 September 2026.

Setelah berhasil dengan percobaan pertama, ia kembali menanam melon jenis Sweet Hami. Kali ini jumlahnya bertambah menjadi 260 polybag dengan hasil rata-rata sekitar 2,3 kilogram per buah.

"Untuk yang kedua saya mencoba jenis Sweet Hami sebanyak 260 polybag, beratnya rata-rata 2,3 kilogram. Sekarang tetap jenis Sweet Hami," ujarnya.

Abd Rahman mengatakan, ide tersebut berawal dari keinginannya memanfaatkan pekarangan rumah yang selama ini dibiarkan kosong. Menurutnya, lahan sempit tetap dapat menghasilkan jika dikelola dengan metode yang sesuai.

Ia berharap aktivitas bercocok tanam di pekarangan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat yang memiliki lahan kosong di sekitar rumah.

"Kalau kita punya pekarangan yang dibiarkan kosong, rasanya mubazir. Ayo manfaatkan pekarangan kita," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....