Diskopindag Sampang Bersama UPT PSMB-LT Surabaya Gelar Pasar Murah
- 15 Sep 2026 12:55 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Unit Pelaksana Teknis Pengujian Sertifikasi Mutu Barang–Lembaga Tembakau Surabaya dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sampang berkolaborasi menggelar pasar murah.
- Pasar murah diselenggarakan di halaman Kantor Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, pada Selasa 15 September 2026 untuk menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
- Kolaborasi ini melibatkan Lembaga Tembakau Surabaya sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah.
RRI.CO.ID, Sampang - Unit Pelaksana Teknis Pengujian Sertifikasi Mutu Barang–Lembaga Tembakau (UPT PSMB-LT) Surabaya menggandeng Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang menggelar pasar murah. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar murah digelar di halaman Kantor Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Selasa 15 September 2026. Kegiatan ini juga melibatkan Lembaga Tembakau Surabaya sebagai bagian dari upaya menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah.
Staf Bidang Perdagangan Diskopindag Sampang Imam Sufriady mengatakan, kerja sama dengan UPT PSMB-LT Surabaya menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kestabilan harga pangan di Sampang.
"Ini kolaborasi antara UPT PSMB-LT Surabaya dengan Diskopindag Sampang dalam kegiatan pasar murah," kata Imam.
Menurutnya, sejumlah komoditas disediakan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya beras SPHP, beras premium, telur ayam ras, tepung terigu, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan cabai.
"Untuk beras SPHP, bawang merah dan bawang putih, harganya kami jual di bawah harga pasar," ujarnya.
Beras SPHP medium dijual Rp 11 ribu per kilogram, beras premium Rp 14.400 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 21 ribu per kilogram. Tepung terigu dibanderol Rp 10 ribu per kilogram.
"Minyak goreng dijual Rp 15 ribu per kilogram dan gula pasir Rp 16 ribu per kilogram. Sementara bawang putih sinco dan bawang merah masing-masing Rp 6 ribu per 250 gram,"terangnya.
Ia menyebutkan adapun cabai rawit merah dijual Rp 4 ribu per 100 gram dan cabai merah besar Rp 2 ribu per 100 gram.
"Kolaborasi tersebut diharapkan membantu masyarakat sekaligus menjadi upaya menekan inflasi agar tetap stabil di tengah musim kemarau,"tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....