Diskop UMKM dan Perindag Sampang Apresiasi Peluncuran KSPP Syariah BMT NU
- 24 Agt 2026 21:30 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Sampang mengapresiasi peresmian Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT NU cabang Kedungdung sebagai cabang ke-118 yang dibuka pada 24 Agustus 2026.
- Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindag Kabupaten Sampang, Syamsul Bahri, berharap BMT NU menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal dan pemberdayaan UMKM di tingkat akar rumput.
- BMT NU diharapkan dapat membantu mengentaskan kemiskinan melalui prinsip syariah dan nilai gotong royong dalam operasionalnya di Kabupaten Sampang.
RRI.CO.ID, Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindag menyampaikan apresiasi atas peresmian Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan (KSPP) Syariah Baitul Mal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Jawa Timur cabang Kedundung,. Hal ini disampikan pada saat pembukaan cabang yang ke-118 pada Senin 24 Agustus 2026 di Kecamatan Kedungdung
Kepala Diskop UMKM dan Perindag Kabupaten Sampang, Syamsul Bahri, berharap hadirnya BMT NU ini dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal, memberdayakan UMKM, serta mengentaskan kemiskinan di tingkat akar rumput berbasis prinsip syariah dan gotong royong
"Nafas dari koperasi itu adalah gotong royong, dari anggota dan untuk anggota. Kami juga berpesan kepada pengurus untuk senantiasa menjaga transparansi, akuntabilitas, dan manajemen risiko agar kepercayaan anggota dan masyarakat semakin meningkat," ujar Syamsul Bahri.
Guna mendukung keberlanjutan koperasi di daerah, Pemerintah Kabupaten Sampang berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pembinaan, pengawasan, serta fasilitasi pelatihan SDM bagi pengelola koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Diskop UMKM dan Perindag memaparkan peta potensi koperasi di Kabupaten Sampang. Disampaikan dari total 654 koperasi yang terdaftar, sebanyak 500 koperasi tercatat aktif. Total modal terkumpul mencapai Rp126 miliar dengan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp5,98 miliar. Terdapat 17 unit KSP registered, dengan 11 unit di antaranya aktif dan mengelola total modal sebesar Rp2,3 miliar.
Pemerintah berharap operasional KSPP Syariah BMT NU di Kedundung memicu pertumbuhan lembaga keuangan serupa di wilayah lain untuk memajukan perekonomian daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....