Sampang Kejar Target 310 Ribu Ton Garam 2026
- 05 Agt 2026 16:13 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Dinas Perikanan Kabupaten Sampang tetap mempertahankan target produksi garam rakyat sebesar 310.000 ton pada tahun 2026 meskipun awal musim produksi terganggu oleh curah hujan tinggi.
- Hingga akhir Juli 2026, produksi garam sudah diperkirakan melampaui 50.000 ton, meski data masih bersifat sementara karena proses pendataan dari seluruh sentra garam belum sepenuhnya selesai.
- Pemerintah daerah optimistis target produksi garam masih dapat dicapai seiring dengan membaiknya kondisi cuaca sejak pertengahan Juli 2026.
RRI.CO.ID, Sampang – Dinas Perikanan Kabupaten Sampang tetap membidik produksi garam rakyat mencapai 310.000 ton pada 2026, meski awal musim produksi sempat terganggu curah hujan yang tinggi. Pemerintah daerah optimistis target tersebut masih dapat dikejar seiring membaiknya cuaca sejak pertengahan Juli.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Sampang, Moh. Mahfud, mengatakan hingga akhir Juli 2026 produksi garam diperkirakan telah melampaui 50.000 ton. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pendataan produksi dari seluruh sentra garam belum sepenuhnya selesai.
"Produksi sementara sudah di atas 50 ribu ton. Dengan cuaca yang mulai mendukung sejak pertengahan Juli, kami optimistis target 310 ribu ton masih bisa dicapai hingga akhir musim garam," kata Mahfud, Rabu 5 Agustus 2026.
Menurut Mahfud, sentra produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang masih terkonsentrasi di Kecamatan Sreseh, Pangarengan, dan Sampang.
"Ketiga wilayah tersebut setiap tahun menjadi penyumbang terbesar produksi garam sehingga diharapkan mampu menjadi penopang utama pencapaian target tahun ini,"terangnya.
Mahfud menegaskan pemerintah belum berencana membuka lahan tambak garam baru.
"Fokus kami bukan menambah luasan tambak, tetapi meningkatkan produktivitas lahan yang sudah ada melalui program intensifikasi, baik dengan perbaikan tambak menggunakan alat berat maupun secara manual," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....