Hari Lebaran 2023 Berbeda? Ini Penjelasan Muhammadiyah, Pemerintah, NU

  • 19 Apr 2023 17:51 WIB
  •  Sampang

KBRN, Pamekasan : Muhammadiyah menetapkan hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah pada Jumat 21 April 2023. Penetapan tersebut didasari dengan perhitungan hakiki wujudul hilal.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pamekasan, Daeng Ali Taufik menjelaskan, pada tanggal 20 April, titik bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta di atas 1 derajat.

Dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat itu, bulan berada di atas ufuk, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah jatuh pada Jumat 21 April 2023.

Menurut Daeng, salat Idul Fitri warga Muhammadiyah di Pamekasan akan ditempatkan di lapangan Bakorwil setempat.

"Kami sudah mengantongi izin untuk melaksanakan salat id di lapangan Bakorwil," ucapnya, Rabu (19/4/2023).

Selain di lapangan Bakorwil, salat Idul Fitri juga akan dilaksanakan di sejumlah masjid di bawah binaan Muhammadiyah yang tersebar di beberapa kecamatan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, Mawardi mengatakan, pemerintah akan menetapkan hari raya Idul Fitri melalui sidang isbat yang akan dilaksanakan pada Kamis (20/4), setelah pemantauan hilal di beberapa titik di Indonesia.

"Muhammadiyah memang sudah menetapkan 1 syawal pada 21 April, dan bagi kami itu hal yang biasa," ujarnya.

Menurutnya, jika nanti keputusan pemerintah berbeda dengan Muhammadiyah, maka wajar, karena metode yang diterapkan tidak sama.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, Taufik Hasyim menyampaikan bahwa pihaknya menunggu hasil rukyatul hilal untuk menetapkan 1 Syawal 1444 H.

"Melalui metode itu hilal harus terlihat dengan ketinggian di atas 2 derajat, bukan yang penting terlihat," terangnya.

Rukyatul hilal akan dilaksanakan Kamis sore di berbagai daerah termasuk di Pamekasan, tepatnya di Observatorium Jokotole IAIN Madura.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....