Penanaman Seribu Bibit Mangrove di Pamekasan

  • 22 Jul 2025 17:13 WIB
  •  Sampang

KBRN, Pamekasan: Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (22/7/2025).

Ketua KPMM, Endang Tri Wahyurini mengatakan penanaman seribu bibit mangrove jenis Rhizophora Stylosa ini dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia yang jatuh setiap tanggal 26 Juli.

Endang menyebut sekitar 200 relawan terlibat dalam penanaman mangrove kali ini dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat setempat.

Menurut Endang, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya ekosistem mangrove dan mendorong tindakan untuk melindungi dan melestarikannya.

"Mangrove memiliki peran penting dalam lingkungan dan kehidupan masyarakat di dunia. Mangrove mampu menyerap karbon lima kali lebih besar dibandingkan hutan daratan. Itu salah satu indikator untuk menjaga mangrove," ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Supriyanto menyampaikan terima kasih kepada KPMM yang telah menginisiasi kegiatan tersebut, mengingat masih banyak bibir pantai di daerahnya yang belum ditanami mangrove.

"Menanam ini mudah. Namun, terkadang yang sering terjadi di masyarakat, dengan alasan tertentu, mangrove yang sudah bagus dirusak. Oleh karena itu, saya minta kepala desa, camat, kapolsek serta danramil untuk ikut menjaga kelestarian mangrove ini," ujarnya.

Supriyanto menuturkan, hutan mangrove menjadi tambahan tutupan lahan bagi Kabupaten Pamekasan yang nilainya masih dalam kategori rendah. Tutupan lahan hanya mencapai sekitar 30 persen dari luas lahan yang ada di Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, angka itu kecil dibandingkan kabupaten lain. Terlebih lagi, di Pamekasan banyak kegiatan pembukaan lahan yang digunakan untuk bangunan dan tambang galian C.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....