Regenerasi Jadi Tantangan Pelestarian Musik Saronen
- 08 Sep 2026 09:00 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Pamekasan - Seni musik Saronen khas Madura menghadapi tantangan yang cukup kompleks untuk menjaga eksistensinya di tengah dominasi musik modern.
Ketua Dewan Kesenian Pamekasan, Arief Wibisono mengatakan keterbatasan panggung pertunjukan hingga minimnya regenerasi seniman muda menjadi tantangan utama dalam proses pelestarian musik Saronen.
"Saat ini sebagian besar peniup alat musik Saronen sudah berusia lanjut. Kalau sampai kehilangan regenerasi bisa punah," ucapnya kepada RRI, Selasa, 8 September 2026.
Menurut Arief, penguasaan alat musik ini diakui sangat sulit karena tidak hanya membutuhkan teknik pernapasan tinggi, tetapi juga kedalaman rasa untuk menjiwai suluk dan akar budayanya.
Karena itu perlu proses pembinaan generasi penerus yang intensif sekaligus menghidupkan kriya-kriya alat musik tradisional, mengingat sejauh ini perajin Saronen terpusat di Kabupaten Sumenep.
Ia menambahkan, ke depan juga perlu adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pelaku seni untuk menyediakan panggung kesenian tradisional agar warisan budaya tetap hidup dan dikenal generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....