Disdik Sampang Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

  • 30 Sep 2026 13:54 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Madura tingkat kabupaten tahun 2026 digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang sebagai upaya pelestarian bahasa daerah di tengah gempuran modernisasi.
  • Ajang tahunan ke-4 ini berlangsung pada Rabu 30 September 2026 di SMPN 4 Sampang dengan melibatkan ratusan siswa dari tingkat SD hingga SMP.
  • Plh. Kadisdik Sampang Raden Roro Dewi Trisna menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya penting untuk mencegah kepunahan bahasa Madura.

RRI.CO.ID, Sampang - Guna menjaga kelestarian bahasa daerah di tengah gempuran arus modernisasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Madura tingkat kabupaten tahun 2026. Ajang tahunan ke-4 yang berlangsung di SMPN 4 Sampang pada Rabu 30 September 2026 diikuti ratusan siswa SD hingga SMP.

Plh. Kadisdik Sampang, Raden Roro Dewi Trisna menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya pelestarian bahasa Madura agar tidak punah.

"Tujuan besarnya adalah melestarikan budaya daerah, terutama bahasa ibu. Selain mengenalkan dan mengembangkan budaya Madura, kami berharap tumbuh kecintaan anak-anak terhadap budaya lokal yang pada akhirnya membangun rasa nasionalisme," tutur Dewi Trisna.

Ajang seleksi ini diikuti para juara tingkat kecamatan, dengan total 80 peserta SD dan 124 peserta SMP dari seluruh kecamatan dan kepulauan. Sebanyak tujuh cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari pidato, carakan Madura, cerpen, komedi tunggal, puisi, mendongeng, hingga menembang. Nantinya, para peraih juara pertama dari setiap cabang lomba akan mewakili Kabupaten Sampang di FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur yang diikuti oleh kabupaten yang menggunakan bahasa madura sebagai bahasa ibu, yaitu empat kabupaten di Madura, Probolinggo, Situbondo dan Bondowoso.

Dewi Trisna menekankan pentingnya peran sekolah dalam mengintegrasikan budaya lokal ke kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Pemanfaatan media sosial juga didorong agar potensi siswa dan bahasa madura dapat menjangkau masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....