Puskesmas Torjun Temukan Kasus Baru TB

  • 08 Sep 2026 15:11 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Pusksemas Torjun Sampang temukan dua kasus baru Tuberkulosis (TB) di wilayah kerja Kecanatan Torjun, pada Minggu hingga Selasa, 6 – 8 September 2026. Kasus baru ditemukan dalam kegiatan Tracing dan screening TBC Terintegrasi sebagai bagian dari program pelacakan (tracing) dan pemeriksaan (screening) penyakit tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yang di gelar di Kabupaten Sampang.

Pelaksanaan program secara keseluruhan menyasar 66 lokasi pemeriksaan (lokus) yang tersebar di 22 wilayah kerja puskesmas. Berlangsung sejak 1 Agustus hingga akhir November, setiap puskesmas memfasilitasi 3 lokus pemeriksaan dengan target kuota 100 orang per titik setiap harinya. Pada Puskesmas Torjun, kegiatan menyasar sekitar 300 warga yang berisiko tertular TB..

Kepala Puskesmas Torjun, dr. Budi Setiyo Wahyudi, menjelaskan bahwa pemeriksaan di wilayahnya telah memasuki hari ketiga. Pada hari pertama kegiatan diikuti oleh 76 peserta, hari kedua mencapai 99 peserta, dan hari ketiga masih terus berjalan melayani masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk penurunan kasus TBC yang dikolaborasikan dengan CKG," tutur dr. Budi, Selasa 8 September 2026.

Pemeriksaan yang diberikan meliputi anamnesa riwayat kontak dengan pasien TBC, evaluasi faktor risiko (seperti merokok, diabetes melitus, HIV, kehamilan, dan usia lanjut), serta penapisan gejala khusus seperti batuk berkepanjangan, demam, penurunan berat badan, atau keringat malam. Selain pemeriksaan laboratorium dan tensi darah, peserta juga menjalani rontgen dada yang melibatkan tim medis dari RS Ketapang serta dokter spesialis paru, dr. Najich.

Hingga hari ketiga pelaksanaan di Puskesmas Torjun, petugas telah menemukan 2 kasus positif TBC melalui tes cepat molekuler (TCM). Kedua pasien tersebut langsung dirujuk untuk mendapatkan pengobatan secara menyeluruh.

Secara keseluruhan, dari target penemuan kasus di wilayah kerja Puskesmas Torjun yang mencapai sekitar 520-an orang, telah terealisasi sebanyak 231 pemeriksaan dengan total 12 kasus TBC terkonfirmasi. Seluruh pasien terkonfirmasi tersebut kini telah menjalani perawatan dan pengobatan.

Melalui tracing dan screening terpadu ini, pemerintah berharap dapat menjaring kasus TBC secara lebih dini sehingga rantai penularan dapat terputus dan target eliminasi TBC di Kabupaten Sampang dapat tercapai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....