Sumber Air Sungai Tercemar, Warga Sampang Swadaya Bersihkan Sampah
- 17 Agt 2026 05:18 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Warga Desa Pangilen dan Forum Sampang Sehat melakukan aksi pembersihan sampah di Sumber Air Sungai Kamoning pada Minggu 16 Agustus 2026.
- Kegiatan gotong royong ini dipicu oleh keprihatinan atas tingkat pencemaran sampah yang sangat mengkhawatirkan di aliran sungai.
- Air sungai Kamoning menjadi sumber air kebutuhan sehari-hari warga di sekitar bantaran sungai sehingga menjaga kebersihannya adalah prioritas.
RRI.CO.ID, Sampang - Warga Desa Pangilen bersama Forum Sampang Sehat (FSS) menggelar aksi swadaya membersihkan sampah yang mencemari Sumber Air Sungai Kamoning di Dusun Bulang, Desa Pangilen, Minggu 16 Agustus 2026. Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga pasokan air bersih bagi masyarakat sekitar.
Penanggung jawab kegiatan Forum Sampang Sehat, Nourul Hayati, menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih ini dipicu oleh keprihatinan atas tingkat pencemaran sampah yang sudah sangat mengkhawatirkan di aliran sungai. Di sisi lain, air ini menjadi sumber air kebutuhan sehari-hari warga di sekitar bantaran sungai.
“Aksi ini bertujuan mengedukasi warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan ke badan sungai, aksi ini berangkat dari hati sebagai misi kemanusiaan dengan harapan kegiatan ini tidak hanya sekali, tetapi berlanjut secara kontinyu dengan memasang pamflet imbauan di sepanjang aliran sungai," tutur Nourul.
Sungai Kamoning yang berada di sisi hulu yaitu Dusun Bulang, merupakan sumber air utama yang alirannya tidak pernah mati dan dimanfaatkan oleh warga hingga ke wilayah hilir, termasuk Kamoning, Karongan, hingga Sampang Kota. Aliran airnya lazim dimanfaatkan warga untuk mandi, mencuci baju hingga makanan. Sayang sekali banyak sampah rumah tangga terutama sampah popok bayi sekali pakai dan plastik, ini dapat mencemari kualitas air yang dikonsumsi dan digunakan warga sehari-hari.
“Selain sampah tidak aman bagi air, penumpukan sampah di aliran sungai berpotensi memicu banjir di wilayah hilir saat musim penghujan tiba, oleh karena itu kebersihan sungai menjadi hal yang penting,” tambahnya.
Aksi sosial ini digerakkan oleh Forum Sampang Sehat bersama Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS), Pokja Desa, tokoh masyarakat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRB), serta mahasiswa Poltera dan warga setempat. PJ Kepala Desa Pangilen, Abd. Kholik, menyambut baik dan mengapresiasi kolaborasi swadaya tersebut.
“Sungai ini adalah tumpuan hidup, warga menggunakan bagi kebutuhan air harian. Oleh karena itu kami menyambut baik dengan menerjunkan tim Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk bahu-membahu bersenang membersihkan tumpukan sampah,” ungkap Abd. Kholik.
Melalui aksi ini, kebersihan sumber air di kawasan hulu hingga hilir dapat terjaga sehingga meminimalisir pencemaran dan risiko banjir di musim hujan.
"Harapan kami, aksi ini bisa mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah di bantaran sungai. Semoga sungai menjadi bersih dari hulu ke hilir," tambah Abd. Kholik mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....