Penutupan TMMD 129 Sampang: Jalan Rabat Beton Bebas Banjir Ditinjau
- 13 Agt 2026 18:25 WIB
- Sampang
RRI.CO.ID, Sampang - Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Sampang ditandai dengan peninjauan langsung hasil pembangunan jalan rabat beton penghubung antardesa rawan banjir pada Kamis 13 Agustus 2026. Upacara penutupan dipimpin oleh Perwira LO TNI AL Kodam V/Brawijaya, Kolonel (Mar) Kurniawan Basuki Cahyono Putra, di Lapangan Masjid An-Nindhita, Jalan Raya Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, setelah seluruh rangkaian kegiatan fisik dan nonfisik selesai dilaksanakan selama satu bulan penuh.
Dalam peninjauan di lokasi kegiatan, rombongan bersama tokoh agama dan masyarakat setempat berjalan di atas akses jalan baru yang menghubungkan Desa Panyepen dan Desa Baturasang. Infrastruktur jalan rabat beton berukuran panjang 486 meter, lebar 5 meter, serta ketebalan 17 sentimeter tersebut kini siap digunakan warga secara optimal.
Tokoh masyarakat sekaligus Ulama Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah, KH. Fahmi Ashari turut mendampingi rombongan peninjauan rabat beton .
"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas pembangunan yang telah diberikan. Jalan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan santri. Semoga menjadi amal kebaikan bagi seluruh prajurit yang telah bekerja bersama masyarakat," tutur Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah, KH. Fahmi Ashari.
Akses jalan yang dibangun melalui program TMMD ke-129 ini memiliki peran vital karena sebelumnya kerap mengalami kerusakan parah akibat terendam banjir tahunan. Kehadiran jalan rabat beton yang kokoh ini kini mampu memperlancar mobilitas harian warga, mendukung aktivitas ekonomi perdesaan, serta mempermudah akses santri dan anak-anak menuju fasilitas pendidikan maupun kesehatan.
Keberhasilan pembangunan fisik ini juga melengkapi pelaksanaan kegiatan nonfisik yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa". Selain menghadirkan infrastruktur yang tahan terhadap luapan air, kebersamaan selama sebulan penuh antara prajurit TNI dan warga memupuk kembali semangat gotong royong serta jalinan silaturahmi yang erat di tengah masyarakat.
"Kami akan selalu rindu, Pak Tentara. Selama di sini, bapak-bapak tentara sudah menjadi bagian dari masyarakat," tutur Sakur, salah seorang warga Desa Panyepen.
Melalui selesainya penutupan TMMD ke-129 ini, infrastruktur jalan yang rampung diharapkan terus memberikan dampak positif berjangka panjang bagi kesejahteraan warga. Meski masa pengabdian Satgas TMMD di lokasi telah usai, kemanunggalan TNI bersama rakyat serta manfaat pembangunan jalan ini akan terus mengalir dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kecamatan Jrengik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....