Gotong Royong Warnai Tahap Akhir Rehabilitasi Pustu Panyepen
- 11 Agt 2026 15:27 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Tahap akhir rehabilitasi Puskesmas Pembantu di Desa Panyepen melibatkan gotong royong TNI dan warga dalam rangkaian TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang pada 11 Agustus 2026.
- Satgas TMMD di bawah koordinasi Pelda Wardianto bersama masyarakat fokus melakukan pengecatan untuk mempercantik dan menyempurnakan fasilitas kesehatan yang akan digunakan warga.
- Personel Satgas TMMD dan masyarakat bekerja secara rapi dan teliti dalam menyelesaikan bagian-bagian bangunan Puskesmas Pembantu di tahap akhir konstruksi.
RRI.CO.ID, Sampang – Semangat gotong royong TNI dan warga mewarnai tahap akhir rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, dalam rangkaian TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang, Selasa 11 Agustus 2026. Satgas TMMD bersama masyarakat kini fokus melakukan pengecatan untuk mempercantik sekaligus menyempurnakan fasilitas kesehatan yang nantinya digunakan warga.
Di bawah koordinasi Pelda Wardianto, personel Satgas TMMD dan masyarakat bekerja bersama menyelesaikan bagian-bagian bangunan yang memasuki tahap akhir. Kuas dan cat menjadi bagian dari aktivitas mereka, dengan setiap sisi bangunan dikerjakan secara rapi dan teliti.
Bagi warga, proses rehabilitasi Pustu bukan sekadar soal memperbaiki bangunan. Ada harapan agar fasilitas kesehatan di desa tersebut menjadi lebih bersih, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik.
Keterlibatan masyarakat juga terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Warga membantu menyiapkan berbagai kebutuhan pekerjaan sekaligus memberikan dukungan kepada personel Satgas yang berada di lapangan.
Zainal, salah seorang warga Desa Panyepen, mengaku senang melihat kondisi Pustu yang semakin mendekati penyelesaian. Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami warga sangat mendukung dan selalu menyemangati Satgas. Kehadiran TNI di desa sangat membantu masyarakat. Semoga Pustu ini segera selesai dan bisa memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk warga,” ujar Zainal.
Sementara itu, Pelda Wardianto mengatakan pengecatan menjadi salah satu tahapan akhir dalam rehabilitasi Pustu. Ia memastikan pekerjaan dilakukan dengan sebaik mungkin agar bangunan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami bersama warga terus berupaya menyelesaikan pekerjaan ini dengan rapi. Pustu ini nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan hasil yang terbaik,” kata Pelda Wardianto.
Kebersamaan TNI dan warga dalam pengerjaan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang semangat TMMD. Pembangunan dilakukan bukan hanya dengan tenaga Satgas, tetapi juga melalui kepedulian dan partisipasi masyarakat.
Rehabilitasi Pustu Panyepen diharapkan menjadi salah satu hasil nyata TMMD ke-129 dalam menghadirkan fasilitas yang lebih layak bagi masyarakat. Lebih dari sekadar bangunan yang diperbaiki, proses tersebut sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui semangat gotong royong.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....