TMMD Sampang Bekali Warga Panyepen Cara Lindungi Perempuan dan Anak

  • 07 Agt 2026 05:39 WIB
  •  Sampang

RRI.CO.ID, Sampang - Sejumlah bu-ibu dan tokoh masyarakat antusias menghadiri Posko TMMD Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Kamis 6 Agustus 2026. Di tengah deru pembangunan fisik desa, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang merangkul warga melalui kegiatan nonfisik yang menyentuh ruang paling personal, yakni perlindungan perempuan dan anak dari bahaya kekerasan.

Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", penyuluhan yang diikuti sekitar 35 warga ini menghadirkan sinergi hangat antara TNI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Timur, serta Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sampang. Ruangan yang sederhana itu mendadak penuh dengan diskusi hangat seputar pola asuh, bahaya perundungan (bullying), hingga cara membentengi anak di era digital.

Kabid PPA Provinsi Jawa Timur, Sovi Puspitasari, menegaskan pentingnya keberanian warga untuk bersuara dan saling menjaga di lingkungan terkecil. "KPPA hadir untuk memberikan perlindungan dan pendampingan gratis, baik psikologis maupun hukum. Jangan pernah ragu melaporkan segala bentuk kekerasan, mulai dari KDRT hingga perundungan," tutur Sovi pada peserta.

Ancaman kekerasan kerap kali justru mengintai dari lingkungan terdekat. Kanit PPA Polres Sampang, Ipda Poundra Dinar, mengingatkan warga agar menjadikan rumah sebagai benteng pertahanan utama. Menurutnya, kesadaran orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial anak dan mengenalkan batasan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain menjadi langkah krusial untuk mencegah kekerasan seksual sejak dini.

Suasana penyuluhan semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab interaktif. Warga yang aktif bertanya tak hanya pulang membawa wawasan baru tentang hukum dan pengasuhan anak, tetapi juga apresiasi berupa door prize dari panitia.

Penanggung jawab kegiatan, Serma Aditya Romadona, Bati Bhakti Sterdim 0828/Sampang, berharap wawasan ini terus mengakar dan ditularkan antarwarga. Langkah ini menjadi bukti bahwa TMMD tidak hanya hadir untuk membuka akses jalan atau merenovasi bangunan, tetapi juga membangun benteng rasa aman, kepedulian, dan keharmonisan di dalam keluarga desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....