Antisipasi El Nino, Bangkalan Genjot Irigasi Perpompaan Pertanian
- 04 Agt 2026 10:34 WIB
- Sampang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian memastikan sektor pertanian tetap aman dan terkendali menghadapi ancaman El Nino 2026-2027.
- Hingga Juli 2026, aktivitas masa tanam dan panen petani lokal di Bangkalan berlangsung lancar sesuai dengan target jadwal yang telah ditetapkan.
- Abu Said, Kepala Bidang Pertanian DP2KP Kabupaten Bangkalan, mengkonfirmasi bahwa strategi pertanian telah disiapkan untuk mengantisipasi fenomena cuaca ekstrem.
RRI.CO.ID, Bangkalan – Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pertanian memastikan kondisi sektor pertanian di wilayahnya tetap aman dan terkendali dalam menghadapi ancaman fenomena cuaca ekstrem El Nino yang diprediksi terjadi sepanjang tahun 2026 hingga 2027.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Perikananan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Kabupaten Bangkalan, Abu Said, menyampaikan hingga memasuki bulan Juli 2026, aktivitas masa tanam dan panen para petani lokal berlangsung lancar sesuai dengan target jadwal yang telah ditetapkan.
| Baca juga: Warga Pamekasan Kesulitan Dapat BBM di SPBU |
“Hasil panen yang didapatkan pun tergolong sangat memuaskan,” ucapnya. Selasa, 4 Agustus 2026.
Meskipun beberapa waktu lalu kawasan Bangkalan sempat diguyur hujan lokal, pihak Dinas Pertanian menilai curah hujan tersebut masih relatif sangat kecil. Kendati cukup membasahi permukaan tanah, intensitas air yang dihasilkan belum cukup kuat untuk dijadikan acuan dalam menolak atau menghindari dampak perubahan iklim El Nino secara keseluruhan.
"Kondisi yang terjadi di Kabupaten Bangkalan sebetulnya untuk dunia pertanian belum terdampak. Musim tanam dan panennya sesuai sampai bulan Juli kemarin, hasilnya cukup bagus. Tapi untuk tanam berikutnya, El Nino sudah kita antisipasi dengan program irigasi perpompaan," ujar Abu Said.
Guna mengantisipasi potensi ancaman kekeringan pada musim tanam berikutnya, Pemerintah Kabupaten Bangkalan bergerak cepat dengan mengoptimalkan bantuan dan sinergi dari Pemerintah Pusat melalui penyiapan Program Irigasi Perpompaan.
“Langkah responsif ini terbukti memberikan dampak positif yang nyata bagi para petani di lapangan. Berkat berjalannya fasilitas irigasi perpompaan tersebut, pasokan air dapat terus disalurkan ke lahan-lahan pertanian secara berkelanjutan. Bahkan, sebagian kelompok tani di Kabupaten Bangkalan kini sudah dapat memanfaatkannya untuk memulai masa tanam padi yang ketiga (IP3) di tahun ini,” ujarnya.
Melalui efisiensi irigasi dan kesiapan sarana pemompaan air ini, Dinas Pertanian Bangkalan optimistis produksi pangan daerah akan tetap terjaga stabil serta meminimalkan risiko kekeringan maupun gagal panen akibat cuaca ekstrem El Nino.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....