Menjelang Pengecoran Jalan, Satgas TMMD dan Warga Pasang U-Ditch Gorong-gorong

  • 03 Agt 2026 19:55 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Personel Satgas TNI TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang mempercepat pemasangan U-Ditch gorong-gorong di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang pada Senin 3 Agustus 2026.
  • Pemasangan saluran air beton U-Ditch merupakan langkah krusial dalam mematangkan infrastruktur jalan sebelum memasuki tahap pengecoran rabat beton.
  • Drainase menjadi faktor utama dalam struktur jalan karena Desa Panyepen rentan terhadap banjir, sehingga penguatan sistem drainase sangat diperlukan.
  • Warga Desa Panyepen, termasuk Busiri, antusias mengikuti kegiatan gotong royong bersama prajurit TNI karena pembangunan jalan ini telah lama menjadi impian untuk memperlancar mobilitas harian.

RRI.CO.ID, Sampang - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang bersama masyarakat setempat mempercepat pemasangan U-Ditch gorong-gorong di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Senin 3 Agustus 2026. Pemasangan saluran air beton ini menjadi langkah krusial dalam mematangkan infrastruktur jalan sebelum memasuki tahap pengecoran rabat beton. Selain penguatan jalan, drainase menjadi faktor utama struktur jalan mengingat Desa Panyeppen rawan banjir.

Salah seorang warga Desa Panyepen, Busiri, mengaku bangga dan bersyukur bisa ikut serta bergotong royong bersama prajurit TNI. Ia menilai pembangunan jalan ini sudah lama diimpikan warga untuk memperlancar mobilitas harian.

"Kami sangat mendukung program TMMD ini. Jalan yang dibangun nantinya akan memudahkan aktivitas masyarakat. Karena itu kami ikut bergotong royong agar pekerjaan cepat selesai. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah bekerja bersama kami," tutur Busiri.

Pengerjaan sasaran fisik yang dipimpin langsung oleh Pelda Budi selaku koordinator lapangan ini berlangsung lancar dengan bantuan alat berat. Sinergi antara prajurit TNI dan warga lokal terlihat solid sejak pagi hari, bahu-membahu merapikan area drainase agar aliran air kelak tidak merusak struktur jalan beton yang akan dicor.

Pelda Budi menjelaskan bahwa setiap detail teknis pengerjaan terus dipantau secara presisi. Langkah ini diambil untuk memastikan daya tahan material dan struktur drainase dapat bertahan dalam jangka panjang.

"Setiap tahapan pembangunan dikerjakan secara teliti agar kualitas hasilnya sesuai harapan dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang," tutur Pelda Budi.

Melalui mengusung semangat 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa' kemitraan erat antara TNI dan masyarakat di Desa Panyepen menjadi cermin nyata bahwa budaya gotong royong tetap menjadi penggerak utama dalam mengakselerasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pelosok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....