TMMD Beri Sentuhan Tahap Pengecatan Rehab Rutilahu Pak Hasan

  • 02 Agt 2026 19:47 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Program TMMD ke-129 Kodim 0828/Sampang memasuki tahap akhir rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni milik Pak Hasan di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
  • Satgas TMMD bekerja sama dengan masyarakat lokal untuk meningkatkan kualitas hunian yang lebih layak, nyaman, dan indah bagi keluarga penerima manfaat.
  • Penerima manfaat Pak Hasan sangat bersyukur atas bantuan dan dedikasi Satgas TMMD serta warga yang telah memperbaiki rumahnya secara signifikan.

RRI.CO.ID, Sampang - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0828/Sampang terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Kali ini, Satgas TMMD bersama warga memasuki tahap akhir rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Pak Hasan di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang pada Minggu 2 Agustus 2026.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD dan seluruh warga yang telah membantu memperbaiki rumah saya. Sekarang rumah kami menjadi lebih layak, nyaman, dan indah," tutur Pak Hasan tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

Ia menambahkan bahwa program TMMD ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat kecil di pedesaan. Kebahagiaan tersebut terpancar saat seluruh pihak bahu-membahu menuntaskan tahap akhir pembangunan rumahnya.

Pembangunan fisik Rutilahu tersebut kini difokuskan pada tahap pembersihan dan pengecatan dinding serta pintu rumah. Koordinator kegiatan, Peltu Jasuli, memimpin langsung pengerjaan ini bersama personel Satgas dan masyarakat setempat agar hunian tidak hanya berdiri kokoh, tetapi juga rapi dan estetis.

Peltu Jasuli menyampaikan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kunci utama cepatnya penyelesaian target TMMD ke-129 ini. Keterlibatan aktif masyarakat lokal membuktikan kemanunggalan TNI dan rakyat masih terjalin sangat erat di lapangan.

Melalui program yang mengusung tema 'TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa' ini, Satgas TMMD tidak sekadar memperbaiki struktur fisik bangunan. Lebih dari itu, kegiatan ini turut merawat nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat pedesaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....