Bangkalan Sosialisasikan Program Pamsimas 2026, Prioritas Rawan Kekeringan

  • 01 Agt 2026 22:06 WIB
  •  Sampang
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Bangkalan membuka sosialisasi Program Pamsimas Tahun 2026 untuk memperluas akses air bersih dan sanitasi masyarakat di Pendopo Agung Bangkalan pada Jumat 31 Agustus 2026.
  • Bupati Bangkalan Lukman Hakim menekankan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar dan hak setiap masyarakat sehingga Pamsimas menjadi langkah strategis menghadapi tantangan kekeringan.
  • Program ini dirancang khusus untuk mengatasi tantangan kekeringan di wilayah Kabupaten Bangkalan dengan pendekatan berbasis masyarakat guna memastikan keberlanjutan penyediaan air minum layak.

RRI.CO.ID, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memacu perluasan akses air bersih dan sanitasi layak bagi masyarakat. Komitmen ini ditegaskan lewat pembukaan Sosialisasi Kabupaten Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahun 2026 di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat 31 Agustus 2026.

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar sekaligus hak setiap masyarakat. Oleh karena itu, Program Pamsimas menjadi langkah strategis untuk memperluas akses air minum layak, khususnya di wilayah yang masih menghadapi tantangan kekeringan," tutur Bupati Bangkalan, Lukman Hakim.

Lukman menjelaskan, manfaat Pamsimas tidak sekadar menghadirkan fisik sarana air bersih, melainkan memberikan dampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga. Kemudahan akses air minum dinilai efektif menopang kesehatan masyarakat, memenuhi kebutuhan harian, hingga mengakselerasi penurunan angka stunting di daerah.

Kabar baiknya, alokasi Program Pamsimas di Kabupaten Bangkalan pada tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Sebanyak 21 desa yang tersebar di 12 kecamatan dipastikan menerima program ini. Capaian tersebut mengantarkan Bangkalan sebagai daerah penerima Pamsimas terbanyak di Provinsi Jawa Timur.

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Bangkalan berharap sinergi antarpihak dapat terbangun lebih kuat. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar pengelolaan sarana air minum dan sanitasi yang berkelanjutan dapat terwujud demi Bangkalan yang lebih sehat dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....